disway awards

FKUB Pastikan Bandar Lampung Kondusif Sepanjang 2025, Purna Irawan: Tidak Ada Intoleransi!

FKUB Pastikan Bandar Lampung Kondusif Sepanjang 2025, Purna Irawan: Tidak Ada Intoleransi!

Ketua FKUB Bandar Lampung, Purna Irawan-Foto.Gadis Futihatu Rahmah-

RADARLAMPUNG.CO.ID – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandar Lampung memberikan catatan positif terhadap iklim toleransi di Kota Tapis Berseri sepanjang tahun 2025.

FKUB menegaskan bahwa situasi kerukunan antarumat beragama di wilayah Bandar Lampung berjalan sangat kondusif tanpa ditemukan adanya tindakan intoleransi yang berarti.

​Ketua FKUB Kota Bandar Lampung, Purna Irawan, menyampaikan bahwa meskipun sempat muncul beberapa dinamika di tengah masyarakat, hal tersebut tidak masuk dalam kategori konflik SARA atau intoleransi.

Menurutnya, seluruh persoalan yang muncul hanya bersifat konflik kecil yang berhasil diredam melalui komunikasi yang efektif.

BACA JUGA:Sambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, FKUB Lampung Ajak Warga Jaga Toleransi dan Kondusifitas

​"Situasi kerukunan umat beragama di Bandar Lampung sepanjang 2025 ini sangat kondusif. Jika ada dinamika di lapangan, itu hanya konflik kecil dan semuanya dapat diselesaikan dengan cepat melalui mekanisme musyawarah dan komunikasi yang baik," ujar Purna Irawan saat memberikan keterangan.

​Klarifikasi Dinamika di Labuhan Ratu dan CitraLand

Purna juga memberikan klarifikasi terkait beberapa isu yang sempat menjadi perhatian publik, salah satunya di wilayah Labuhan Ratu.

Ia meluruskan bahwa persoalan di wilayah tersebut bukan dipicu oleh penolakan pendirian rumah ibadah.

​"Kami luruskan, dinamika di Labuhan Ratu itu bukan terkait persoalan pendirian rumah ibadah. Melainkan adanya aktivitas yang keluar dari aula gereja sehingga dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Jadi ini murni soal ketertiban lingkungan yang sudah dikomunikasikan," jelasnya.

​Selain itu, terkait pembangunan rumah ibadah di kawasan perumahan elit CitraLand, Purna menyebutkan bahwa prosesnya saat ini sudah berjalan sesuai dengan regulasi.

BACA JUGA:Duduk Bareng FKUB dan Forkopimda Tulang Bawang, Qudrotul Ikhwan Ingatkan Aparatur Layani Masyarakat

FKUB terus mengawal agar penyelesaiannya tetap mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku sehingga tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

​Bantah Isu Intoleransi

Lebih lanjut, Purna Irawan menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025, tidak ada indikator yang menunjukkan adanya tindakan intoleransi di Bandar Lampung. Ia mengimbau pihak-pihak luar agar tidak sembarang memberikan pelabelan tanpa dasar yang kuat.

​"Jika ada pihak yang menyebut ada intoleransi di Bandar Lampung, saya tegaskan itu tidak memiliki indikator yang jelas dan tidak berdasar. Kami di lapangan melihat sendiri bagaimana harmoni itu terjaga," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait