Jangan Sia-siakan Bulan Rajab! Momentum Utama Perbanyak Ibadah dan Puasa Sunnah
Amalan bulan Rajab-Instagram/@madaninatour-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan suci dalam kalender Islam, yang dikenal dengan sebutan asyhur al-hurum, bersama Muharram, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah.
Bulan ini menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk memperbanyak amal kebaikan, sebagai persiapan menyambut bulan-bulan penuh berkah berikutnya.
Malam pertama bulan Rajab diyakini memiliki keistimewaan tersendiri. Dalam tradisi ilmu fikih dan tasawuf, malam ini dianggap sebagai waktu di mana doa lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.
Hal ini tercatat dalam kitab Al-Umm karya Imam Syafi’i, yang menyebutkan beberapa malam khusus ketika doa umat lebih mudah diterima.
BACA JUGA:Tiga Amalan Sunnah yang Perlu Dilakukan Sebelum Shalat Idul Fitri
Umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam pertama Rajab dengan berbagai ibadah, seperti sholat sunnah, berdzikir, membaca Al-Qur’an, serta memanjatkan doa untuk diri sendiri maupun orang lain.
“Sesungguhnya doa diijabah pada lima malam: malam Jum'at, malam Iduladha, malam Idulfitri, malam pertama bulan Rajab, dan malam pertengahan bulan Sya'ban”
Ibadah di malam ini diyakini dapat mendatangkan keberkahan, pengampunan dosa, dan menjadi sebab syafaat bagi sesama.
Selain itu, bulan Rajab juga dikenal sebagai waktu yang tepat untuk memperbanyak puasa sunnah.
BACA JUGA:Jangan Lewatkan Malam Nisfu Syaban, Ini Makna, Keutamaan, dan Amalan yang Dianjurkan Ulama
Puasa di bulan ini memiliki keutamaan yang sangat besar, asalkan dilaksanakan dengan niat yang ikhlas hanya karena Allah SWT.
Berpuasa satu hari di bulan Rajab akan mendatangkan ridha Allah. Puasa dua hari akan memberi kemuliaan yang tidak terhitung, bahkan oleh makhluk di langit dan bumi.
Puasa tiga hari dipercaya dapat melindungi dari bencana dunia dan adzab akhirat, termasuk penyakit dan fitnah Dajjal.
Manfaat puasa di bulan Rajab semakin berlipat dengan menambah hari. Berpuasa selama tujuh hari diyakini akan menutup tujuh pintu neraka bagi pelakunya, sementara puasa delapan hari akan membuka delapan pintu surga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
