disway awards

IHSG Rawan Uji MA200 tapi Trader Masih Punya Opsi, Ini Deretan Signal Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Rawan Uji MA200 tapi Trader Masih Punya Opsi, Ini Deretan Signal Saham yang Bisa Dipantau

Investor memantau level 8.000 dan area MA200 sambil mencermati dinamika sentimen global.-ilustrasi-Freepik-

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada awal pekan perdagangan Senin, 9 Februari 2026, diperkirakan masih bergerak terbatas.

Sejumlah pelaku pasar mencoba mencari pijakan setelah tekanan cukup dalam terjadi sepanjang pekan lalu.

Faktor eksternal dan sikap hati-hati investor asing masih menjadi bayang-bayang utama.

Pada pantauan terakhir hari ini pukul 06.40 WIB, IHSG berakhir melemah 2,08 persen atau turun 168,62 poin ke level 7.935,26.

BACA JUGA:IHSG Masih Sideways! Ini Daftar Signal Saham yang Patut Dipantau

Tekanan tersebut muncul saat sentimen global kembali memanas, sementara isu terkait MSCI dan pembacaan risk-off masih terasa.

Seiring pelemahan indeks, rupiah juga ditutup melemah ke Rp16.876 per dolar AS di pasar spot.

Dari sisi sentimen, pasar turut dihadapkan pada kabar penyesuaian pandangan lembaga pemeringkat.

Moody’s menurunkan outlook peringkat utang pemerintah Indonesia menjadi negatif, meski peringkat utang tetap bertahan di Baa2 atau investment grade.

BACA JUGA:MACD Mulai Jinak Stochastic Oversold, Ini Daftar Signal Saham yang Layak Dipantau

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menyebut sentimen ini masih menekan psikologi pasar, meskipun lembaga pemeringkat lain belum mengubah pandangan.

“Sentimen negatif berasal dari penurunan outlook oleh Moody’s. Sementara itu, S&P Global Ratings menyatakan volatilitas pasar saham belum mengubah pandangannya terhadap peringkat Indonesia yang masih ber-outlook stabil,” ujar Alrich.

Alrich menambahkan, S&P juga tetap memberi catatan mengenai risiko dari sisi fiskal.

Ia menilai pelemahan fiskal dapat menjadi tambahan tekanan, jika tidak diimbangi perbaikan di area lain.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: