disway awards

400 Taksi Listrik Bakal Mengaspal di Bandar Lampung, Tapi Uji KIR Masih Harus ke Jakarta

400 Taksi Listrik Bakal Mengaspal di Bandar Lampung, Tapi Uji KIR Masih Harus ke Jakarta

Kepala UPT KIR Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung, Andy Koenang.-Foto.Gadis Futihatu Rahmah-

RADARLAMPUNG.CO.ID –  Sebanyak 400 unit armada taksi daring berbasis kendaraan listrik (EV) dijadwalkan akan segera beroperasi di wilayah Kota Bandar Lampung.

Ini membuktikan, transformasi transportasi ramah lingkungan di Provinsi Lampung segera dimulai.

​Namun, kehadiran armada modern ini menyisakan tantangan teknis. Pasalnya, fasilitas pengujian kendaraan bermotor (KIR) di Lampung belum mumpuni untuk melayani mobil listrik, sehingga para pemilik armada harus melakukan pengujian fisik di luar daerah.

​Wajib Uji Kelayakan Jalan

​Kepala UPT KIR Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung, Andy Koenang, menegaskan bahwa meski bertenaga baterai dan bebas emisi gas buang, taksi listrik tersebut tetap terikat aturan keselamatan jalan.

BACA JUGA:Rakerwil Kemenag Lampung Diwarnai Teguran Soal Integritas, ASN Diminta Jangan Berpikir Untung Pribadi!

​"Pada prinsipnya, seluruh kendaraan yang beroperasi di jalan raya wajib menjalani uji KIR, tidak terkecuali mobil listrik. Meskipun unggul secara lingkungan karena tidak menghasilkan emisi, aspek keselamatan dan kelayakan fisik kendaraan adalah prioritas utama," ujar Andy Koenang.

​Saat ini, kantor UPT KIR Dishub Bandar Lampung baru mampu memfasilitasi tahap pendaftaran dan pendataan administrasi bagi kendaraan listrik. Untuk proses pengujian fisik secara mendalam, pemilik kendaraan diarahkan ke balai uji yang memiliki peralatan khusus, seperti yang ada di Jakarta.

​Ada beberapa alasan mengapa Lampung belum memiliki fasilitas uji KIR mandiri untuk kendaraan listrik:

BACA JUGA:Retribusi Sampah 2026 Ditarget Rp19 Miliar, DLH Bandar Lampung Perbarui Data dan Perketat Penagihan

​Biaya Pengadaan: Peralatan uji khusus kendaraan listrik membutuhkan investasi anggaran yang cukup besar.

​Populasi Kendaraan: Jumlah kendaraan listrik di Bandar Lampung saat ini dinilai masih terbatas, sehingga pengadaan alat belum menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

​Skala Prioritas: Dishub masih memfokuskan pendataan sembari melihat perkembangan jumlah populasi kendaraan listrik ke depannya.

​Mendukung Program Nasional

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait