disway awards

Senator Lampung Nabila Fauzi Tekankan Standar Higienitas Dapur MBG

Senator Lampung Nabila Fauzi Tekankan Standar Higienitas Dapur MBG

Anggota DPD RI asal daerah pemilihan (Dapil) Lampung, Nabila Fauzi, menaruh perhatian serius terhadap implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).-Foto.Agus/Radar Lampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID – Anggota DPD RI asal daerah pemilihan (Dapil) Lampung, Nabila Fauzi, menaruh perhatian serius terhadap implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Menyikapi adanya dugaan insiden keracunan makanan di sejumlah daerah, srikandi yang duduk di Komisi IV DPD RI ini meminta aspek kebersihan dan keahlian pengelola dapur menjadi prioritas utama.

​"Soal kebersihan dapur menjadi titik tekanan yang harus menjadi perhatian utama. Pengelola dapur MBG harus benar-benar orang yang menguasai bidang tugasnya," tegas Nabila Fauzi saat menggelar diskusi terbatas bersama insan pers dan PWI di Pringsewu, Jumat (27/2).

Nabila menekankan bahwa untuk mewujudkan makanan yang sehat dan aman, pengelola dapur MBG wajib melengkapi diri dengan tenaga kerja yang memiliki keahlian khusus. Hal ini sangat krusial agar standar gizi seimbang dan keamanan pangan tetap terjaga.

BACA JUGA:Menyusuri Lembah Suhita: Eks Lahan Tambang di Bandar Lampung yang Disulap Jadi Surga Eduwisata Lebah Madu

​Menurutnya, tenaga ahli tersebut harus memiliki kompetensi dalam ​Manajemen Menu: Mampu menerjemahkan pedoman gizi seimbang ke dalam sajian harian.

​Keamanan Pangan seperti memahami standar sanitasi untuk mencegah kontaminasi bakteri.

​Metode Memasak seperti, menguasai teknik mengolah bahan makanan tanpa merusak nilai nutrisinya

​"Dengan semua ditangani oleh ahlinya, maka MBG dapat sesuai apa yang diharapkan. Bukan hanya terhindar dari risiko keracunan, tapi target makanan yang memenuhi standar bergizi dapat terwujud," tambahnya.

BACA JUGA:Minim Kontrol Akses Gadget, Bocah 10 Tahun di Bandar Lampung Alami Adiksi Roblox hingga Gangguan Mental

Selain keahlian memasak, Nabila juga menyoroti aspek penyimpanan bahan baku yang kerap menjadi celah terjadinya penurunan kualitas pangan.

​"Dapur MBG harus memiliki tempat penyimpanan yang higienis. Ini menjadi fokus penting karena penyimpanan bahan baku memegang peranan vital dalam menjaga kesegaran dan keamanan makanan," jelasnya.

Senator Lampung ini juga mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) untuk terus melakukan pengawasan dan peningkatan kapasitas bagi para pengelola MBG di lapangan. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi untuk pelatihan.

​"Perlu adanya upgrade keilmuan secara berkala. BGN bisa mengambil peran dengan meningkatkan kemampuan pengelola, misalnya melalui pelatihan via Zoom atau daring," usul Nabila.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait