Dinkes Bandar Lampung Intensif Pantau Kesehatan Siswa Pasca-Insiden Menu MBG di Kemiling
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung. -Foto Dok.Radar Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandar Lampung memberikan perhatian serius terhadap kondisi kesehatan ratusan siswa di Kecamatan Kemiling yang mengalami gangguan pencernaan massal.
Gangguan pencernaan massal terjadi pasca-pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada, Rabu, 13 Februari 2026 lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Muhtadi Arsyad Tumenggung memastikan bahwa pihaknya terus bergerak cepat melakukan pendampingan medis.
Hingga Sabtu, 14 Februari 2026, pemantauan intensif terus dilakukan terhadap para siswa, guru, hingga orang tua yang terdampak.
BACA JUGA:BGN Ingatkan Lampung Soal Tujuan MBG, Arahan Fokus 3B hingga Penguatan UMKM Lokal
Berdasarkan data terkini, Dinkes mencatat penyebaran dampak di tiga sekolah dengan rincian sebagai berikut
- SDN 4 Sumberjo: 77 siswa dan 10 orang dewasa (mayoritas dalam masa pemulihan mandiri/rawat jalan).
- SD Al Munawaroh: 64 siswa dan 12 orang dewasa (5 orang mendapatkan perawatan intensif).
- SMPN 14 Bandarlampung: 43 siswa (6 orang dirawat di RS/Puskesmas, sisanya rawat jalan).
"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang tepat hingga benar-benar pulih," ujar Muhtadi pada Minggu, 15 Februari 2026.
"Petugas Puskesmas Kemiling dan Bringin Raya terus memantau perkembangan mereka di lapangan," sambungnya.
Dalam proses investigasi, ditemukan fakta bahwa ketiga sekolah tersebut mendapatkan pasokan makanan dari satu titik pelayanan yang sama di Kecamatan Kemiling.
Meski fasilitas fisik dinilai cukup baik, Muhtadi mengungkapkan adanya kendala administratif terkait Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
