disway awards

Tiket Eksekutif Hangus, Penumpang Keluhkan Aplikasi Ferizy

Tiket Eksekutif Hangus, Penumpang Keluhkan Aplikasi Ferizy

--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Pengguna jasa penyeberangan Bakauheni - Merak mengeluhkan tiket kapal eksekutif yang dipesan melalui aplikasi Ferizy dihanguskan.

Mulanya FY melakukan pemesanan tiket kapal eksekutif rute Bakauheni - Merak menggunakan aplikasi Ferizy, pada hari Rabu (18/2/2026) kemarin.

"Tiket yang dihanguskan pihak ASDP untuk keberangkatan tanggal 19 Maret 2026, jam 06.18 WIB," buka FY, Kamis (19/2).

Menurutnya, pengisian data manifes penumpang sudah lengkap sesuai KTP dan mengikuti urutan langkah didalam aplikasi Ferizy.

BACA JUGA:Prediksi Skor Levante vs Villarreal: Laga Panas, Granotas Bertekad Hentikan Dominasi Kapal Selam Kuning

"Saya pikir semua sudah benar, karena pada saat mau cek ulang data-data penumpang sudah benar. Tapi nomor polisi kendaraan tidak muncul pada saat ceklist dan saya oke kan langsung minta pembayaran dan pembayaran berhasil," cerita FY.

Keesokannya, tepatnya Kamis (19/2), sekitar jam 05.45 WIB, saat akan masuk ke Pelabuhan Bakauheni adik FY memberitahukan jika tiket yang sudah dibeli kemarin tidak berlaku dikarenakan nomor polisi kendaraan hanya tertulis BE saja.

Akhirnya kendaraan yang mereka tumpangi tidak bisa masuk kedalam kapal, sedihnya lagi tiket dinyatakan hangus oleh penjaga pintu masuk kapal.

"Akhirnya adik saya disuruh ke customer service yang bertugas pada pagi itu dan customer service tersebut menjabawab tiketnya hangus dan tidak berlaku," ujar FY.

BACA JUGA:Segera Naik, Berikut Daftar Tarif Tol di Ruas Bakauheni - Terbanggi Besar

FY kecewa bukan kepalang karena tetap tidak ada solusi soal tiket hangus, ia menyebut seharusnya kekurangan penginputan terdeteksi oleh aplikasi Ferrizy.

"Ini juga ada kesalahan sistem ferrizy ASDP, harusnya pada saat diaplikasi tidak lengkap terisi menolak dan tidak bisa lanjut ke pembayaran," keluhnya.

FY mempersoalkan pelayanan ASDP yang tidak bisa mencarikan solusi untuk pengguna jasa penyeberangan dan malah langsung memvonis tiket hangus.

"Dan kami disuruh beli tiket ulang dan akhirnya kami membeli tiket lagi untuk penyebrangan jam 07.00 pagi," jelas FY.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: