Warga Kota Metro Lampung Bersiaga Di Titik Lokasi Banjir
Lokasi rawan banjir di depan pasar Tejoagung 24-Ilustrasi/Foto.Ruri-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Air meluap, selokan tak mampu menampung debit kiriman, dan rumah-rumah di sejumlah titik diperkirakan kembali tergenang hingga banjir akibat hujan lebat meski beberapa jam saja sudah cukup membuat warga Kota Metro Lampung khususnya Kecamatan Metro Timur bersiaga.
Setidaknya terdapat tiga lokasi banjir atau genangan, yakni Gang Abdullah, Jalan Raya Stadion depan Pasar 24 Kelurahan Tejoagung, serta Jalan Ki Hadjar Dewantara.
Selain itu, luapan air juga sempat terjadi di Jalan Pala Raya, Kelurahan Iringmulyo. Meski upaya penanganan banjir telah dilakukan sebelumnya, genangan air masih saja terjadi setiap curah hujan meningkat.
BACA JUGA:Makanan Bergizi Minim! Satgas MBG Metro Sebut Terjadi Human Error
Camat Metro Timur, Fery Handono, menyebut fenomena ini berkaitan dengan siklus curah hujan tinggi yang kerap terjadi pada tahun genap.
“Berdasarkan pengamatan, pada tahun genap seperti 2018 hingga 2026 ini, curah hujan cenderung meningkat. Dampaknya debit Sungai Batanghari meluap hingga elevasi air sungai sejajar dengan saluran pembuang. Akibatnya aliran air terhambat dan memicu genangan," kata dia.
Khusus di kawasan depan Pasar 24 Tejoagung, Fery menjelaskan kondisi geografis yang menyerupai cekungan menjadi faktor utama air mudah berkumpul dari berbagai arah saat hujan deras mengguyur.
BACA JUGA:Polres Metro Ingatkan Bahaya Over Kredit Ilegal
Namun demikian, ia mengklaim langkah rehabilitasi saluran dan penyodetan yang dilakukan Pemerintah Kota Metro mulai menunjukkan hasil.
Jika sebelumnya genangan dapat bertahan berjam-jam, kini durasinya disebut jauh lebih singkat, sekitar 30 hingga 60 menit.
"Air tetap menggenang saat debit tinggi, tetapi lebih cepat surut dibanding sebelumnya," imbuhnya.
Ia mengungkapkan, sejumlah langkah teknis juga terus diupayakan untuk meminimalkan dampak luapan air di beberapa titik.
Di Kelurahan Yosodadi, misalnya, dilakukan peninggian saluran pembuang di Jalan Kolonel (arah Taman Edukasi) serta peninggian badan jalan pada titik rawan genangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
