disway awards

Waspada Downtrend! Simak Rekomendasi Saham Hari Ini 4 Maret 2026 di Saat IHSG Tertekan

Waspada Downtrend! Simak Rekomendasi Saham Hari Ini 4 Maret 2026 di Saat IHSG Tertekan

IHSG melemah 1,99% ke 7.782,08 pada awal perdagangan Rabu 4 Maret 2026.-Ilustrasi-Freepik-

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tekanan jual kembali mendominasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Rabu, 4 Maret 2026.

Berdasarkan data pukul 09.42 WIB, IHSG berada di level 7.782,08 atau melemah 157,69 poin (1,99%) dari penutupan sebelumnya di 7.939,77.

Indeks dibuka pada 7.895,43 dan bergerak dalam rentang harian 7.736,92–7.897,81. Volume transaksi pada menit-menit awal tercatat sekitar 7,60 miliar saham.

Sejumlah sektor turut menjadi pemberat.

BACA JUGA:IHSG Rebound 0,93 Persen ke 8.091 Pagi Ini, Simak Proyeksi Sekuritas dan Saham Rekomendasi 3 Maret 2026

Pada perdagangan sebelumnya, sektor barang baku, transportasi, dan konsumen nonprimer tercatat menjadi pemicu koreksi dengan pelemahan masing-masing 3,85%, 2,09%, dan 1,05%.

Aktivitas transaksi juga masih cukup padat, dengan volume 47,19 miliar saham dan nilai transaksi Rp29,88 triliun, serta frekuensi sekitar 2,95 juta kali.

Komposisi pasar memperlihatkan jumlah saham melemah lebih banyak daripada yang menguat, sementara ratusan saham lainnya stagnan.

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menilai pelemahan IHSG tak lepas dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

BACA JUGA:IHSG Anjlok 1,76 Persen ke 8.090 Pagi Ini, Simak Proyeksi Analis dan Saham Rekomendasi 2 Maret 2026

Konflik Amerika Serikat dan Iran yang memasuki hari keempat dinilai memicu kekhawatiran eskalasi, terutama karena berpotensi berdampak pada pasar energi global dan memicu sikap risk-off.

 “Saat ini, IHSG diproyeksi masih cenderung tertekan dengan target support terdekat pada 7.885–7.715 dengan resistance pada level 8.000–8.060,” tulis Reza dalam riset hariannya.

Di tengah proyeksi tersebut, BRI Danareksa menyoroti sejumlah saham yang dinilai masih layak dicermati dengan pendekatan selektif.

TAPG dipandang menguat setelah berhasil menembus area konsolidasi disertai peningkatan volume, sehingga peluang menguji resistance berikutnya dinilai terbuka selama harga bertahan di atas level kunci.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait