IHSG Melemah ke 7.661 Pagi Ini, Terkoreksi 0,64 Persen di Awal Perdagangan
IHSG melemah ke level 7.661 pada awal perdagangan pagi ini setelah tekanan jual kembali mendominasi pasar saham domestik.-Investing.com-
RADARLAMPUNG.CO.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan dengan tekanan pada awal sesi pasar. Berdasarkan data dari platform Investing.com pada sekitar pukul 09.12 WIB, IHSG berada di level 7.661,02 atau turun 49,51 poin (-0,64%).
Pada data sebelumnya, indeks sempat berada di kisaran 7.652,33 dengan pelemahan sekitar 58,21 poin (-0,75%), menunjukkan tekanan jual masih mendominasi pasar saham domestik di awal perdagangan.
Pergerakan indeks menunjukkan tren melemah setelah beberapa waktu terakhir mengalami volatilitas. Dalam perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada rentang harian 7.634,69 hingga 7.700,32.
Sementara itu, pada perdagangan sebelumnya indeks ditutup di 7.710,54, sedangkan pembukaan perdagangan hari ini tercatat di 7.682,89.
BACA JUGA:Waspada Downtrend! Simak Rekomendasi Saham Hari Ini 4 Maret 2026 di Saat IHSG Tertekan
Jika melihat kinerja dalam beberapa periode, IHSG masih menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Dalam 1 hari terakhir indeks turun sekitar 0,70%, sedangkan dalam sepekan terkoreksi 7,08%.
Koreksi juga terlihat dalam periode 1 bulan sebesar 3,56% dan 3 bulan sebesar 11,36%. Namun secara tahunan, IHSG masih mencatatkan kenaikan sekitar 15,63%, bahkan dalam periode 5 tahun masih menguat lebih dari 22%.
Aktivitas perdagangan pagi ini juga tercatat cukup aktif dengan volume transaksi sekitar 961,9 juta saham, sementara rata-rata volume tiga bulan terakhir mencapai sekitar 47,94 miliar saham.
Secara historis, rentang pergerakan IHSG dalam 52 minggu terakhir berada pada kisaran 5.882,61 hingga 9.174,47, yang menunjukkan ruang pergerakan indeks masih cukup luas.
Tekanan pada awal perdagangan ini mencerminkan sikap hati-hati investor yang masih mencermati berbagai sentimen pasar, baik dari faktor global maupun domestik.
Selain itu, pelaku pasar juga menunggu arah lanjutan dari pergerakan indeks setelah beberapa pekan terakhir mengalami fluktuasi cukup tajam.
Dengan kondisi pasar yang masih bergerak dinamis, investor disarankan tetap selektif dalam memilih saham serta memperhatikan level support dan resistance jangka pendek untuk meminimalkan risiko di tengah volatilitas pasar.
(*Peserta Magang Kemnaker Batch 1
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
