IHSG Menguat 1,77 Persen ke 7.467 Pagi Ini, Investor Cermati Arah Pasar dan Sentimen Global
IHSG dibuka menguat 1,77 persen ke level 7.467 pada perdagangan pagi ini setelah sempat mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir. Investor masih menanti arah pasar selanjutnya di tengah sentimen global. -Investing.com-
RADARLAMPUNG.CO.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pagi dengan penguatan pada Selasa, 11 Maret 2026.
Indeks terlihat mencoba bangkit setelah dalam beberapa pekan terakhir bergerak dalam tren melemah.
Berdasarkan data dari platform Investing.com pada pukul 09.13 WIB, IHSG berada di level 7.467,46 atau naik 130,09 poin (1,77 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di 7.337,37.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 7.462,29 dan bergerak dalam rentang 7.437,13 hingga 7.499,82.
Meski menguat pada sesi pagi, pergerakan IHSG dalam beberapa waktu terakhir masih menunjukkan tekanan.
BACA JUGA:Saham Circle Naik 15%, Kinerja USDC Jadi Sorotan Investor
Dalam sepekan terakhir, indeks tercatat turun 5,92 persen, sedangkan dalam satu bulan terkoreksi 8,14 persen.
Dalam periode tiga bulan, pelemahan IHSG bahkan mencapai 14,15 persen, mencerminkan adanya tekanan dari berbagai sentimen global maupun domestik.
Sementara itu, dalam jangka lebih panjang kinerja indeks masih relatif positif. Dalam satu tahun terakhir IHSG tercatat naik sekitar 13,21 persen, sedangkan dalam lima tahun menguat 19,24 persen.
Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi pada awal sesi tercatat cukup aktif.
BACA JUGA:Waspada Downtrend! Simak Rekomendasi Saham Hari Ini 4 Maret 2026 di Saat IHSG Tertekan
Data menunjukkan volume mencapai sekitar 3,47 miliar saham, sementara rata-rata volume transaksi tiga bulan terakhir berada di kisaran 47,36 miliar saham.
Para pelaku pasar saat ini masih mencermati berbagai sentimen eksternal yang dapat memengaruhi arah pasar, termasuk dinamika ekonomi global, pergerakan harga komoditas, serta perkembangan geopolitik.
Di sisi teknikal, sejumlah analis menilai penguatan IHSG pada awal perdagangan ini berpotensi menjadi pantulan teknikal (technical rebound) setelah tekanan jual yang cukup kuat dalam beberapa pekan terakhir.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
