Barrier Jalan di Pringsewu Dibongkar Usai Arus Balik Lebaran, Polisi Ungkap Alasan dan Kondisi Lalin Terkini
Barrier pembatas jalan di sejumlah titik rawan kemacetan di sepanjang Jalan Lintas Barat Sumatera wilayah Kabupaten Pringsewu mulai dibongkar, Kamis, 26 Maret 2026.-Foto Ist. For Radar Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Barrier pembatas jalan di sejumlah titik rawan kemacetan di sepanjang Jalan Lintas Barat Sumatera wilayah Kabupaten Pringsewu mulai dibongkar, Kamis, 26 Maret 2026.
Pembongkaran oleh jajaran Satlantas Polres Pringsewu dilakukan di beberapa titik.
Di antaranya depan Swalayan Multi Mart Sidoharjo, Simpang Pusri, depan Mal Candra, simpang terminal, hingga simpang empat Pasar Induk Pringsewu.
Barrier tersebut sebelumnya dipasang sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
BACA JUGA:Niat Mudik Berujung Jeruji, Pelaku Penggelapan Motor di Pringsewu Ditangkap Polisi
Pemasangan itu bertujuan mengantisipasi kemacetan dan mengurangi titik konflik kendaraan.
Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu I Kadek Gunawan menjelaskan, pembongkaran dilakukan karena kondisi arus lalu lintas sudah berangsur normal.
Kondisi tersebut terjadi setelah puncak arus balik terlewati.
Pemasangan barrier sebelumnya merupakan bagian dari strategi pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama Operasi Ketupat.
BACA JUGA:Lonjakan Pemudik Lebaran 2026 Diiringi 39 Kasus Kecelakaan di Lampung
Langkah ini terutama diterapkan di titik-titik yang berpotensi terjadi kepadatan kendaraan.
“Pemasangan barrier ini sebelumnya merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas saat Operasi Ketupat," terang Iptu I Kadek Gunawan.
"Tujuannya untuk mengurangi titik konflik kendaraan serta menekan potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di jalur padat kendaraan,” sambungnya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.
Menurutnya, walaupun barrier sudah dibongkar, personel Satlantas tetap disiagakan untuk memantau perkembangan situasi lalu lintas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

