IHSG Melemah 1,06 Persen ke 7.108, Sinyal Tekanan Jual Masih Berlanjut di Awal Perdagangan
IHSG kembali turun! Masih lanjut koreksi atau siap rebound?-Foto: investing.com-
RADARLAMPUNG.CO.ID – Pergerakan IHSG kembali berada di zona merah pada awal perdagangan hari ini. Indeks menunjukkan pelemahan yang cukup signifikan dengan tekanan jual yang masih mendominasi pasar.
Berdasarkan data terbaru, IHSG tercatat berada di level 7.108,61 atau turun 75,83 poin (-1,06%). Pelemahan ini mencerminkan sentimen negatif yang masih membayangi pergerakan pasar saham domestik.
IHSG dibuka di level 7.146,52 dan sempat bergerak dalam rentang harian 7.099,57 hingga 7.161,80. Pergerakan ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi di awal sesi perdagangan.
Secara teknikal, tren IHSG masih berada dalam fase downtrend jangka pendek. Tekanan jual terlihat konsisten sejak beberapa pekan terakhir tanpa adanya tanda pembalikan arah yang kuat.
BACA JUGA:IHSG Menguat Tipis ke 7.149,98, Simak Sinyal Saham dan Rekomendasi Trading Hari Ini
Dalam periode satu minggu, IHSG tercatat melemah sekitar 0,88%. Sementara dalam satu bulan, koreksi cukup dalam mencapai 11,42%.
Tekanan lebih besar terlihat dalam jangka tiga bulan dengan penurunan mencapai 18,83%. Hal ini mengindikasikan dominasi aksi jual yang masih kuat di pasar.
Meski dalam satu tahun IHSG masih mencatatkan kenaikan sekitar 9,07%, tekanan jangka pendek tetap menjadi perhatian utama investor. Kondisi ini menunjukkan adanya pergeseran sentimen pasar yang cenderung negatif.
Dari sisi volume, aktivitas transaksi tercatat cukup tinggi dengan lebih dari 6 miliar saham diperdagangkan. Tingginya volume ini mengindikasikan adanya distribusi oleh pelaku pasar besar.
BACA JUGA:IHSG Melemah 1,52 Persen ke 6.989, Sinyal Tekanan Jual Masih Dominan di Awal Perdagangan
Secara teknikal, IHSG saat ini berada di area support terdekat di kisaran 7.090–7.100. Jika level ini ditembus, maka potensi pelemahan dapat berlanjut ke area 7.000.
Sementara itu, resistance terdekat berada di kisaran 7.150 hingga 7.180. IHSG perlu menembus level tersebut untuk membuka peluang rebound jangka pendek.
Sentimen global juga turut memengaruhi pergerakan IHSG yang cenderung melemah. Ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi pasar menjadi faktor utama tekanan.
Pelaku pasar saat ini terlihat lebih berhati-hati dalam mengambil posisi. Banyak investor memilih wait and see sambil menunggu arah pasar yang lebih jelas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

