Pertama dalam Sejarah Kampus, Jurnal Sylva Lestari Unila Tembus Q2 SCImago 2025
Pecah Rekor! Jurnal Sylva Lestari Unila Tembus Q2 SCImago 2025, Pertama dalam Sejarah Kampus.-Foto.Dok.Universitas Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID – Universitas Lampung (Unila) kembali menorehkan tinta emas di kancah internasional. Berdasarkan rilis terbaru SCImago Journal Rank (SJR) 2025, Unila berhasil mencetak sejarah dengan menempatkan Jurnal Sylva Lestari di kategori Quartile 2 (Q2).
Capaian ini menjadi prestasi tertinggi yang pernah diraih oleh jurnal di lingkungan Universitas Lampung.
Selain Jurnal Sylva Lestari, empat jurnal lainnya juga sukses mempertahankan dan mengamankan posisi di jajaran Q3 dan Q4, mempertegas dominasi riset hijau dari 'Kampus Hijau' di level global.
Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., menyambut capaian ini sebagai bukti nyata efektivitas kebijakan universitas dalam mendukung hilirisasi riset.
BACA JUGA:Rektor Unila 'Door to Door' Sambangi Calon Mahasiswa Penerima KIP Kuliah
"Kami bangga dengan pencapaian tim pengelola jurnal. Ini menunjukkan standar akademik Unila semakin diakui dunia. Pimpinan universitas akan terus memberikan dukungan penuh, baik secara moril maupun materiil, agar prestasi ini terus meningkat," ujar Prof. Lusmeilia kepada awak media.
Senada dengan Rektor, Ketua LPPM Unila, Dr. Eng. Ir. Dikpride Despa, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., menekankan bahwa keberhasilan menempatkan satu jurnal di Q2, tiga di Q3, dan satu di Q4 adalah hasil kerja keras kolektif seluruh pengelola jurnal.
"LPPM berkomitmen memastikan setiap jurnal di Unila mendapatkan pendampingan yang mumpuni agar kualitas substansi dan teknisnya terus terjaga," jelasnya.
Ketua Pusat Publikasi dan Kerja Sama Unila, Ir. Gigih Forda Nama, S.T., M.T.I., IPM., mengungkapkan bahwa kesuksesan di indeks Scopus ini akan diikuti dengan penguatan basis publikasi nasional pada tahun 2026.
"Tahun 2026 akan menjadi tahun ekspansi akreditasi. Kami telah memetakan puluhan jurnal baru untuk segera mengajukan akreditasi maupun re-akreditasi SINTA.
Target kami adalah memperbanyak jurnal di SINTA 2 dan SINTA 1 sebagai fondasi sebelum didorong ke indeksasi internasional," tegas Gigih.
Adapun daftar jurnal Unila pada Pemeringkatan SJR 2025.
Adalah, Jurnal Sylva Lestari: Quartile 2 (Q2) — Peringkat Tertinggi dalam Sejarah Unila.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

