SMPN 7 Banjit Gelar Seremoni Pelepasan Siswa

SMPN 7 Banjit Gelar Seremoni Pelepasan Siswa

SMPN 7 Banjit Gelar Seremoni Pelepasan Siswa. -Foto SMPN 7 Banjit for Radar Lampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID- SMPN 7 Banjit menggelar seremoni pelepasan peserta didik (siswa) kelas IX.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Waterfall Baradatu, Way Kanan  pada Senin, 25 Mei 2026 tersebut menandai kelulusan 48 siswa untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Meski dikemas secara sederhana, momentum perpisahan ini terasa sangat sakral dan sarat makna.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Komite Sekolah Sukram, jajaran dewan guru, staf tata usaha, para orang tua/wali murid, serta sejumlah tamu undangan.

Kepala UPT SMPN 7 Banjit, Aan Frimadona Roza, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas perkembangan para anak didiknya selama tiga tahun menempuh tekad belajar di sekolah tersebut.

BACA JUGA:SMPN 7 Banjit Way Kanan Angkat Budaya Lokal Lewat Radio dan Medsos

“Tiga tahun lalu mereka datang sebagai anak-anak dengan rasa malu dan penasaran. Hari ini, mereka berdiri lebih dewasa dengan cita-cita yang mulai tumbuh,” ungkap Aan Frimadona di hadapan para wali murid dan undangan.

Aan menekankan bahwa sekolah bukan hanya sekadar tempat mentransfer ilmu akademik, melainkan ruang untuk membentuk karakter dan memupuk mimpi anak-anak daerah agar berani bersaing di masa depan.

Ia juga berpesan agar para lulusan tidak pernah berkecil hati dengan latar belakang asal daerah mereka. Menurutnya, kesederhanaan justru harus menjadi bahan bakar semangat untuk mengubah nasib.

BACA JUGA:SMPN 7 Banjit Gelar ANBK 2025 Gelombang Dua

Jangan minder berasal dari kampung. Banyak orang besar lahir dari tempat sederhana. 

Yang paling penting adalah kemauan untuk belajar dan terus bergerak maju,” tegasnya memotivasi.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kunci keberhasilan hidup yang sesungguhnya tidak hanya diukur dari angka-angka di atas kertas nilai, melainkan dari sikap rendah hati (attitude) serta kemampuan dalam menghargai sesama.

Pantauan di lokasi, momen paling emosional pecah ketika prosesi bersalaman dimulai.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: