39 Jurnal Ilmiah UIN Raden Intan Lampung Resmi Terakreditasi SINTA
39 Jurnal Ilmiah UIN Raden Intan Lampung Resmi Terakreditasi SINTA. -Foto UIN Raden Intan Lampung For Radar Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID– Tata kelola publikasi ilmiah di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) terus menunjukkan tren positif.
Pada Reakreditasi Jurnal Ilmiah Periode III Tahun 2025, mayoritas jurnal yang diajukan kampus setempat berhasil menaikkan kelas peringkat akreditasi sekaligus memperbanyak daftar jurnal terakreditasi SINTA.
Capaian tersebut resmi tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Nomor 355/DST/D.D1/HM.01.01/2026 tertanggal 24 Juli 2026 tentang Peringkat Akreditasi Baru Jurnal Ilmiah Periode III Tahun 2025.
Berdasarkan pembaruan data per 3 Agustus 2026, UIN RIL saat ini mengoleksi total 39 jurnal terakreditasi SINTA dari keseluruhan 45 jurnal yang dikelola.
Rinciannya mencakup 4 jurnal SINTA 1, 10 jurnal SINTA 2, 11 jurnal SINTA 3, 9 jurnal SINTA 4, dan 5 jurnal SINTA 5.
BACA JUGA:ITERA Tingkatkan Kompetensi Digital Mahasiswa UIN RIL lewat Pelatihan Google Colab
Penambahan armada jurnal terakreditasi ini disumbang oleh Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy (IJITP) yang sukses meraih akreditasi baru SINTA 4.
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian ini.
Menurutnya, hasil positif ini merupakan buah manis dari komitmen serta kerja keras para pengelola jurnal dalam menjaga mutu publikasi.
"Peningkatan peringkat akreditasi membuktikan bahwa tata kelola jurnal di lingkungan UIN RIL semakin matang dan konsisten memenuhi standar nasional," ujar Prof Wan Jamaluddin.
BACA JUGA:10 Nama Guru Besar Resmi Ditetapkan sebagai Bakal Calon Rektor UIN RIL Periode 2026- 2030
Ia berharap capaian ini menjadi lecutan semangat bagi seluruh pengelola untuk terus meningkatkan kualitas artikel, tata kelola editorial, serta memperluas jangkauan indeksasi hingga tingkat internasional.
Sementara itu, Kepala Pusat HKI, Paten, dan Publikasi Ilmiah (PHPPI) UIN RIL, Dr. Antomi Saregar, M.Pd., M.Si., menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari pembinaan yang berjalan berkelanjutan terhadap para pengelola jurnal.
“Pengelolaan jurnal ilmiah menuntut penyesuaian terhadap perkembangan standar nasional maupun global. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas editor, reviewer, dan tim pengelola menjadi krusial agar publikasi kita berdaya saing luas,” ungkap Antomi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


