BMKG Lampung Deteksi 203 Titik Panas, Mesuji dan Way Kanan Terbanyak

BMKG Lampung Deteksi 203 Titik Panas, Mesuji dan Way Kanan Terbanyak

BMKG Lampung Deteksi 203 Titik Panas, Mesuji dan Way Kanan Terbanyak -Foto. BMKG Lampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Lampung  atau BMKG Lampung mendeteksi kemunculan ratusan titik panas (hotspot) yang tersebar di belasan kabupaten dan kota.

Titik Panas Di Lampung perlu diwaspadai adanya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Lampung kian mengkhawatirkan.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan satelit Terra, Aqua, S-NPP, dan NOAA20 per Senin, 24 Agustus 2026, tercatat sebanyak 203 titik panas terdeteksi di seluruh wilayah Lampung. 

Ratusan titik panas tersebut merupakan hasil pemantauan aktivitas sensor termal selama 24 jam terakhir.

BACA JUGA:Peringatan BMKG Lampung: Tanggamus Bakal Diguyur Hujan Lebat Plus Petir Malam Ini, Cek Cuaca Daerahmu

"Dari total 203 hotspot yang terpantau, sebanyak 171 titik berada pada tingkat kepercayaan sedang (medium confidence), 30 titik berada pada tingkat kepercayaan tinggi (high confidence), dan 2 titik berada pada tingkat kepercayaan rendah (low confidence)," ujar Rudi Harianto.

Rudi menjelaskan, dominasi titik panas pada kategori kepercayaan sedang hingga tinggi mengindikasikan tingginya potensi kejadian kebakaran lahan aktif di lapangan. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan di zona-zona rawan kekeringan.

Berdasarkan sebaran wilayahnya, Kabupaten Mesuji mencatatkan jumlah titik panas terbanyak di Lampung dengan total 57 titik. Lonjakan titik panas di kawasan tersebut terutama terkonsentrasi di wilayah Kecamatan Mesuji Timur dan Tanjung Raya.

Posisi kedua ditempati oleh Kabupaten Way Kanan dengan 36 titik panas yang dominan berada di Kecamatan Pakuan Ratu. Sementara Kabupaten Tulang Bawang menyumbang 27 titik panas, di mana klaster terbesar terpantau di kawasan Kecamatan Gedung Meneng.

BACA JUGA:BMKG Lampung Rilis Warning Cuaca Ekstrem dan Pemantauan 84 Titik Panas

Selain tiga kabupaten utama tersebut, sebaran titik panas juga terdeteksi di wilayah Lampung lainnya. 

Diantaranya Kabupaten Lampung Tengah dengan 19 titik, Lampung Utara 16 titik, Tulang Bawang Barat 15 titik, serta Lampung Selatan 14 titik.

Selanjutnya, Kabupaten Pesisir Barat mencatat 6 titik panas, disusul Lampung Timur dan Pesawaran masing-masing 5 titik. Adapun Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Barat, dan Kabupaten Tanggamus masing-masing mencatatkan 1 titik panas.

Menyikapi fenomena ini, BMKG Lampung mengimbau keras warga dan para pelaku usaha perkebunan agar tidak melakukan pembersihan atau pembukaan lahan dengan cara membakar (slash and burn).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait