Menghubungkan Nusantara via Digital: Transformasi Ferizy dan Peran Strategis ASDP
Menghubungkan Nusantara via Digital: Transformasi Ferizy dan Peran Strategis ASDP.-Foto Dokumentasi Aulia Dwi Putri for Radar Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID– Peran sektor transportasi laut nasional kian strategis dalam menghubungkan antarpulau di Indonesia.
Salah satu bukti nyatanya dapat dirasakan pada keandalan layanan penyeberangan di lintas utama yang menghubungkan Pelabuhan Merak di Banten dan Pelabuhan Bakauheni di Lampung.
Sebagai BUMN pengelola moda penyeberangan terbesar, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat konektivitas Nusantara.
Komitmen ini diwujudkan tidak hanya melalui kemudahan akses digital lewat Ferizy, tetapi juga penyediaan armada kapal yang andal, bersih, dan nyaman demi mendukung kelancaran mobilitas penumpang serta arus logistik.
Transformasi layanan penyeberangan yang dihadirkan ASDP kini memberikan dampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Efisiensi waktu tempuh, kenyamanan selama berlayar, hingga kepastian jadwal keberangkatan armada kapal makin teratur dari waktu ke waktu.
Salah satu masyarakat yang merasakan langsung dampak positif transformasi ini adalah Aulia Dwi Putri Mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Lampung tersebut memanfaatkan liburan kuliah bersama keluarganya untuk berwisata menuju Pulau Jawa.
Dalam perjalanan pulangnya dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, Aulia beserta keluarga menikmati langsung pengalaman berlayar yang menyenangkan. Ia mengapresiasi kebersihan armada kapal ferry ASDP, kenyamanan fasilitas di atas kapal, serta ketepatan waktu pelayaran.
"Kebetulan pas balik ke Lampung dari Merak ke Bakauheni menggunakan kapal ferry yang bersih dan nyaman. Karena sudah habis masa liburan sekolah, jadi tidak berdesak-desakan, dan perjalanan sekitar dua jam," ungkap Aulia.
Tidak hanya kenyamanan fisik armada di laut, digitalisasi layanan berbasis aplikasi Ferizy turut memberikan kemudahan dan kepastian tersendiri bagi para pengguna jasa penyeberangan.
Sistem pemesanan tiket secara online melalui Ferizy memungkinkan pengguna jasa melakukan perencanaan perjalanan jauh-jauh hari.
Tiket kini dapat dipesan mulai dari H-60 hingga satu jam sebelum jadwal masuk pelabuhan, sehingga menghapus tradisi antrean fisik di loket pelabuhan.
Sistem tiket digital Ferizy ini juga diperkuat dengan pilihan metode pembayaran yang sangat luas dan fleksibel. Pengguna jasa dapat bertransaksi dengan mudah melalui Virtual Account, dompet digital (E-Wallet), hingga jaringan gerai ritel modern.
Di balik kemudahan transaksi digital, aturan penggunaan tiket Ferizy memberlakukan ketetapan waktu (punctuality) yang ketat demi menjaga kenyamanan serta keselamatan seluruh penumpang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


