radarlampung.co.id-Kegiatan pembangunan melalui bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) tahun 2019 di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) ditargetkan mulai dilaksanakan Agustus mendatang. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tubaba, ada 60 sekolah yang mendapatkan kucuran dana pusat tersebut, terdiri dari 34 Sekolah Dasar (SD) dan 26 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Plt. Kepala Disdik Tubaba Budiman Jaya, S.STP, M.IP, Kabid Dikdas Jumadi, S.Pd menyebutkan, total DAK untuk fisik tahun ini sebesar Rp18,8 miliar yang akan digulirkan dalam tiga tahap, yakni 40 persen di tahap pertama, dan masing-masing 30 persen untuk tahap kedua dan ketiga. ”Sosialisasi kepada sekolah penerima sudah kita lakukan, sekarang sudah masuk proses administrasi pencairan. Sedangkan kegiatan pembangunannya kami targetkan Agustus sudah dimulai, dan dilakukan secara swakelola oleh masing-masing sekolah dengan melibatkan Panitia Pembangunan Sekolah,”ungkapnya. Dia mengatakan, pembangunan yang dilakukan melalui DAK fisik ini antara lain berupa Ruang Kelas Baru (RKB), Rehabilitasi Ruang Kelas, Pembangunan Perpustakaan, Pembangunan Ruang Laboratorium IPA, Rehabilitasi Kantor, dan Pembangunan Jamban. ”Di masing-masing sekolah penerima, yang dibangun tidak sama. Ada yang dapat rehabilitasi, ada juga yang mendapatkan bangunan baru. Yang jelas, semuanya sudah ditetapkan dalam SK Bupati tentang Penetapan Lokasi Penerima DAK Kabupaten Tubaba Tahun 2019. Dalam SK itu juga tercantum apa saja yang akan dibangun di sekolah penerima DAK tersebut,”terangnya. Diakuinya, tidak semua sekolah di Tubaba mendapatkan bantuan DAK, sebab menurutnya pusatlah yang menentukan sekolah itu layak atau tidak mendapatkan bantuan tersebut. \"Sinkronisasi data Dapodik dan Tata Kelola di kabupaten menjadi dasar pemerintah dalam menggulirkan DAK tersebut. Artinya, tidak hanya yang dianggap prioritas, tapi sinkronisasi data dapodik dan tata kelola juga sangat mempengaruhi layak atau tidak sekolah itu mendapatkan DAK,”cetusnya. Selain fisik, lanjutnya, beberapa sekolah di Tubaba juga akan mendapatkan bantuan DAK Non Fisik dengan nilai total bantuan sebesar Rp1,8 miliar. ”Ada sekitar 7 sekolah yang mendapatkannya. DAK non fisik ini hanya dialokasikan untuk Pengadaan Komputer. Dalam proses pengadaan ini, sistem yang digunakan adalah e-katalog. Yang jelas, kita berharap pelaksanaan DAK tahun ini baik fisik ataupun non fisik bisa berjalan lancar dan kepada sekolah penerima kami himbau dapat melaksanakan kegiatan DAK sesuai dengan ketentuan yang ada,”pungkasnya. (fei/rnn/wdi).
2019, 60 Sekolah di Tubaba Dapat Kucuran DAK
Sabtu 20-07-2019,03:02 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 22-06-2026,17:16 WIB
Dewan Pendidikan-Komisi V DPRD Lampung Bersinergi
Senin 22-06-2026,14:09 WIB
Kajati Lampung Tegas Tidak Ada Toleransi Keracunan MBG, Langsung Lapor Jampidsus
Senin 22-06-2026,18:02 WIB
Istri dan Dua Anak Sekda Lampung Tengah Dikabarkan Tinggalkan Rumah, Keberadaan Welly Belum Diketahui
Senin 22-06-2026,18:47 WIB
Akreditasi PSPPI Unila Jadi Ujian Kesiapan Insinyur Lampung Hadapi Tantangan Industri
Senin 22-06-2026,18:54 WIB
Ary Meizary Alfian Kembali Pimpin Apindo Lampung 2026–2031 Secara Aklamasi
Terkini
Selasa 23-06-2026,12:24 WIB
Samsung Galaxy M47 5G Tampil Lebih Premium, Cek Spesifikasi Terbarunya
Selasa 23-06-2026,12:23 WIB
Chery E5 Tampilkan Teknologi Mobil Listrik di Segmen New Energy Vehicle
Selasa 23-06-2026,08:28 WIB
ALVA Cervo Q Dibanderol Rp49,5 Juta, Ini Alasan Motor Listrik Premium Ini Berani Naik Kelas
Selasa 23-06-2026,08:11 WIB
Hadir Kembali, Promo Banded Pick of The Week di Chandra Superstore
Selasa 23-06-2026,07:53 WIB