RADARLAMPUNG.CO.ID - Satpol PP Pringsewu memusnahkan 628 botol minuman beralkohol dan 630 liter minuman tradisional jenis tuak, Selasa (27/10). Barang tersebut disita dalam razia yang berlangsung sejak April hingga Juli. \"Pemusnahan hasil razia yang dilakukan Satpol PP Pringsewu sejak April sampai Juli 2020. Pemusnahan barang bukti berjumlah 628 botol terdiri dari minuman keras golongan A, B , C dan minuman tradisional jenis tuak,\" kata Kepala Satpol PP Pringsewu Ibnu Hardijanto. Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor Satpol PP itu dihadiri Ketua DPRD Pringsewu Suherman, Staf Ahli Bupati Bagian Politik dan Hukum Relawan, kepala OPD dan Forkopimda. \"Pemusnahan barang bukti ini untuk meminimalisir peredaran minuman beralkohol di wilayah Pringsewu,\", tegasnya. Ibnu menuturkan, pihaknya terus melakukan razia dengan sasaran pelaku usaha yang tidak memiliki izin penjualan minuman beralkohol. (sag/mul/ais)
Kantor Satpol PP Pringsewu \"Banjir Miras\"
Selasa 27-10-2020,12:40 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 29-06-2026,06:55 WIB
Harga Honda Vario EVO 160 Terbaru, Ini Spesifikasi dan Fitur Lengkapnya
Senin 29-06-2026,01:50 WIB
Senin Ceria bersama Indomaret: Camilan Penambah Semangat dengan Harga Hemat
Senin 29-06-2026,07:01 WIB
Huawei MatePad Mini Segera Masuk Indonesia, Tablet Tipis 5,2 Mm untuk Kerja dan Hiburan
Minggu 28-06-2026,17:40 WIB
Gubernur Mirza: Budaya Lampung yang Kaya dan Sarat Filosofi Harus Terus Dilestarikan
Minggu 28-06-2026,20:00 WIB
Presiden Prabowo Ajak Kampus Jadi Motor Kemandirian Ekonomi, Rektor Teknokrat Siap Wujudkan Riset Berdampak
Terkini
Senin 29-06-2026,16:06 WIB
Wagub Jihan Temui Massa PMII di Tengah Aksi, Janji Teruskan Tujuh Tuntutan ke Pemerintah Pusat
Senin 29-06-2026,15:34 WIB
Penjualan Kendaraan Baru Melonjak, Jadi Sinyal Ekonomi Lampung Kian Bergairah
Senin 29-06-2026,14:45 WIB
Tingkatkan Kapasitas Riset, Pascasarjana STEBI Lampung Gelar International Postgraduate Research Forum
Senin 29-06-2026,14:41 WIB
Wagub Jihan Paparkan Penurunan Kemiskinan di Lampung, 378 Desa Jadi Prioritas
Senin 29-06-2026,13:46 WIB