RADARLAMPUNG.CO.ID-Konfirmasi kasus Covid-19 di Lampung per Selasa (21/9) mencapai 762 kasus. Ada penambahan 24 kasus baru. Satu orang tercatat kembali meninggal, total 30 meninggal dunia di Lampung. Di mana juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana mengatakan penambahan 24 kasus baru ini berasal dari Kota Bandarlampung 2 orang, Lampung Utara 2 orang, Metro 1 orang, Tanggamus 3 orang, dan Lampung Tengah 16 orang. Dari 24 kasus ini, hanya 2 orang yang bergejala dan sedang menjalai isolasi di rumah sakit, sementara sisanya sebanyak 22 kasus tidak bergejala dan sedang menjalani isolasi mandiri. \"Pasien nomor 739 sampai pasien nomor 747 alamatnya dari Lampung Tengah merupakan hasil tracing dari kasus probable. Kondisi seluruh pasien saat ini sehat dan sedang menjalani isolasi mandiri. Kemudian pasien 748, 749, 750, 751, 752 dan 753 juga berasal dari Lampung Tengah yang merupakan hasil tracing dari pasien 637. Seluruh pasien saat ini juga sedang menjalani isolasi mandiri,\" jelas Reihana. Kemudian pasien 754, laki-laki umur 38 tahun dan Lampung Tengah merupakan hasil tracing dari 690. Kondisinya saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien 755 perempuan 34 tahun dari kabupaten Tanggamus, merupakan hasil tresting dari pasien 625 dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien 756 perempuan 30 tahun dari kabupaten Tanggamus, merupakan hasil tresing dari pasien 630 dan saat ini juga sedang menjalani isolasi mandiri. \"Pasien 757 perempuan 60 tahun dari kabupaten Tanggamus, merupakan hasil trasing dari pasien 631, saat ini juga sedang menjalani isolasi mandiri. pasien 758 laki-laki 22 tahun dari kota Metro, merupakan hasil tresing dari pasien 615 dan saat ini juga sedang menjalani isolasi mandiri. Kemudian pasien 759 perempuan 46 tahun dari kabupaten Lampung Utara merupakan kasus baru dan ada riwayat kontak dengan kasus konfirmasi positif yang berasal dari Sumatera Utara. Pasien saat ini sedang menjalani isolasi mandiri,\" tambahnya. Selanjutnya pasien 760 laki-laki 48 tahun dari Lampung Utara juga merupakan kasus baru. pasien saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien 761 laki-laki 71 tahun dari Bandarlampung, merupakan kasus baru yang telah meninggal dunia. Pasien memiliki riwayat kontak dengan anak yang datang dari Jakarta. \"Pasien 761 selanjutnya pada 16 September mengeluh batuk sesak dan ada kormobit, penyakit jantung dan gagal ginjal kronis. Pada tanggal 19 September pasien dibawa ke rumah sakit swasta di Bandarlampung dan dilakukan rapid tes dengan hasil reaktif, kemudian pada tanggal 20 September pasien mengalami perburukan dan dilakukan pengambilan swab dan pada pukul 03.30 WIB dinyatakan meninggal dunia,\" tambahnya. Pasien 762 laki-laki 50 tahun dari Bandarlampung juga merupakan kasus baru merupakan tidak ada riwayat perjalanan dan kontak dengan pasien Covid-19. Pasien saat ini sedang dirawat di salah satu rumah sakit pemerintah di provinsi Lampung. \"Sementara ada yang selesai isolasi hari ini sebanyak 6 orang, di mana 2 orang dari kota Bandarlampung, 2 orang dari kota Metro, 1 orang dari kabupaten Pringsewu, dan 1 orang dari kabupaten Lampung Utara,\" tandasnya. (rma/wdi)
Kasus Covid-19 di Lampung 762 Kasus
Selasa 22-09-2020,19:42 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,06:01 WIB
Cara Cek Kebocoran Data Pribadi Terbaru April 2026, Bisa Dilakukan Sendiri dengan Mudah
Rabu 01-04-2026,06:30 WIB
Cedera Raphinha Jadi Pukulan Telak Barcelona, Eks Rekan Setim Sebut Sang Winger Pasti Terpukul
Rabu 01-04-2026,14:21 WIB
Ratusan Peluang Kerja Jepang, Wagub Lampung Minta Program Dikebut
Rabu 01-04-2026,15:35 WIB
Pemkot Bandar Lampung Rancang Bantuan Modal Untuk Koperasi Merah Putih
Terkini
Rabu 01-04-2026,19:05 WIB
Selama Tujuh Tahun, BAZNAS Lampung Catat Rekor Pengumpulan Zakat Fitrah dan Mal Tertinggi Tahun 2026!
Rabu 01-04-2026,16:08 WIB
Jutaan Kendaraan Lintasi JTTS Musim Lebaran 2026
Rabu 01-04-2026,15:35 WIB
Pemkot Bandar Lampung Rancang Bantuan Modal Untuk Koperasi Merah Putih
Rabu 01-04-2026,15:24 WIB
Pemprov Lampung Terapkan WFH Setiap Jumat, Dorong Penghematan BBM dan Efisiensi Kinerja ASN
Rabu 01-04-2026,14:22 WIB