RADARLAMPUNG.CO.ID - Wali Kota Metro, dr.H.Wahdi,Sp.OG(K) memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) rencana pembentukan badan usaha milik daerah (BUMD) yang ada di Kota Metro. Rakor dihadiri Wakil Walikota Metro, Drs.H.Qomaru Zaman,M.A, Plt. Sekda Metro Bangkit, para asisten, sejumlah Kepala OPD, kepala bagian, serta Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi. Menurut Wahdi, Metro memiliki sumberdaya manusia yang cukup baik untuk menciptakan suatu BUMD. Karena itu, Wahdi meminta agar dianalisa secara komprehensif dengan segala aspek. \"Pertanyaan saya dulu, kenapa sih Metro tidak punya BUMD. Metro ini punya potensi, kenapa tidak dimanfaatkan, kita lihat bertumbuhnya bank bank di Kota Metro, saya pikir bertumbuhnya bank yang ada di Metro ini tentunya karena Metro itu bagus,\" katanya. Wahdi meminta, para pemangku kebijakan harus melakukan dialog lebih intensif dengan metode yang komprehensif. \"Mari kita diskusi secara LEAN maupun Six Sigma. Bukan saya paham betul tetapi saya masih tahapan belajar,\" ajak Wahdi. Qomaru Zaman menambahkan, wacana pembentukan BUMD ini harus terealisasi dengan baik. \"Metro harus punya BUMD, karena kemajuan Kota Metro saat ini begitu pesatnya, jangan sampai kita malu, terutama malu dengan sektor swasta. Saya kira ini penting, harus kita kaji lebih dalam tentunya,\" katanya. Plt. Sekda Metro Bangkit berterimakasih atas masukan dari Walikota dan Wakil Walikota Metro. \"Tentunya kami berterimakasih, atas masukan walikota dan wakil walikota, untuk hal anggaran, pengelolaan, SDM, dan marketnya juga memang memerlukan kajian yang komprehensif,\" katanya. Bambang Suhada, selaku tim percepatan pembangunan dan inovasi mengapresiasi rencana pembuatan BUMD di Kota Metro. \"Relatif PAD Metro memang harus dicarikan relatif sumber-sumber PAD yang lain. Saya sudah dapat data, ini contoh saya kira, Pemda Metro punya sawah, tetapi hasilnya kurang maksimal,\" katanya. Dia meminta, BUMD bukan sekedar ikut-ikutan, tentunya perkembangan BUMD harus dicermati dengan baik, menurutnya hal pertama yang dilakukan adalah kajian dan studi kelayakan. \"Dalam kerangka acuan, kita tambahkan analisis resiko, kalau kita bicara keuntungan dan lain sebagainya itu pasti, tetapi sangat perlu adanya analisis resiko,\" katanya. Julian anggota tim percepatan pembangunan dan investasi Kota Metro mengharap, para OPD memiliki basis data yang tepat dan akurat sehingga bisa mengambil langkah strategis untuk menentukan BUMD sehingga tepat sasaran. (pip/wdi)
Ssst..., Pemkot Metro Rancang BUMD
Senin 19-04-2021,14:41 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-04-2026,13:23 WIB
Galaxy S26 Laris Manis, Smartphone Samsung Tambah Produksi dengan Model Ultra Jadi Primadona
Minggu 19-04-2026,10:50 WIB
Era Mobil Listrik Bebas Pajak Berakhir, Aturan Baru Kemendagri Ubah Hitungan PKB dan BBNKB
Minggu 19-04-2026,06:07 WIB
Waspada! Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam Bandar Lampung hingga Metro
Minggu 19-04-2026,10:32 WIB
Wajib Menang! Timnas Indonesia U-17 Harus Tumbangkan Vietnam atau Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026
Minggu 19-04-2026,13:18 WIB
IHSG Tetap Hijau di Tengah Bursa Asia Rontok, Transaksi Tembus Rp15,5 Triliun dan BBCA Jadi Sorotan
Terkini
Minggu 19-04-2026,15:45 WIB
Hobi Rajut Berbuah Cuan, Wanita ini Kembangkan 'Koka Crochet' dari Keterbatasan Pandemi
Minggu 19-04-2026,15:37 WIB
Mahasiswa Universitas Lampung Tembus Forum Internasional, Angkat Isu Pencemaran Logam Berat
Minggu 19-04-2026,13:28 WIB
Rekrutmen 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Lengkap
Minggu 19-04-2026,13:23 WIB
Galaxy S26 Laris Manis, Smartphone Samsung Tambah Produksi dengan Model Ultra Jadi Primadona
Minggu 19-04-2026,13:18 WIB