RADARLAMPUNG.CO.ID - Gubernur Lampung Arinan Djunaidi memberi pengarahan Kepala MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMK/A se-Provinsi Lampung di aula SMK Negeri 2 Metro, Rabu (13/1). Sekaligus peninjauan bantuan fasilitas SMK COE (Center Of Excellence) di SMK N 2 dan SMK N 3 Kota Metro. Pada pengarahan tersebut Arinal meminta agar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) lebih bangkit, baik ditingkat daerah maupun nasional agar mampu bersaing untuk kebutuhan kerja di tingkat provinsi maupun nasional. Menurutnya, kunjungan kerja untuk bidang pendidikan, baru kali pertama dilakukan. \"Guru dan anak murid berprestasi gak cukup kalau gubernurnya gak dekat dengan pimpinan di Jakarta. Ini bentuk sinergi apa yang diinginkan guru dapat terkordinasi kedepannya,\" ujar Arinal dalam sambutannya, Rabu (13/1). Kemandirian sekolah pun menurutnya dibutuhkan agar bisa mendidik anak-anak dengan kemampuan terbaik. \"Kalau bisa dengan BLUD atau dana lain. Tidak perlu menggunakam APBN atau APBD,\" tuturnya. Dirinya pun siap memperjuangkan SMK menuju BLUD. \"Kita ketahui sumber daya manusia lulusan SMK kita siapkan betul agar bisa antisipasi dinamika sesuai kebutuhan di tingkat Lampung maupun nasional,\" terangnya. Sementara Sulpakar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung menuturkan, kegiatan tinjauan bangunan di gedung baru SMK N 3 dan SMKN 2 Kota Metro tersebut merupakan tinjuan hasil bangunan bantuan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam menembangkan mutu pendidikan khususnya vokasi atau SMK di Indonesia. Provinsi Lampung, kata dia, ada 10 SMK yang mendapat bantuan fasilitas SMK COE (Center Of Excellence), dua di antaranya di Metro, yaitu SMKN 2 dan SMKN 3 Metro. \"Total keseluruhan anggaran untuk 10 sekolah Rp17,5 miliar. Untuk mendapatkan bantuan itu saingannya sangat berat ada sekitar 1.400 dan yang berhasil di bawah 400 sekolah. Alhamdulilah Lampung dapat 10 SMK,\" terangnya. Di mana mekanisme bantuan gedung serta pelatihan dikelola langsung sekolah. \"Mesin diadakan Kemendikbud sehingga kita yakin betul mutu kualitas kegiatan ini terjamin. Saya yakin kepala sekolah melaksanakan dengan idealis, karena dia sendiri yang ngerjakan untuk sekolahnya,\" ungkapnya. Tercatat tahun 2020 lulusan SMK se-Lampung 56 persen diterima di lapangan kerja, 14 persen membuka lapangan kerja, 18 persen kuliah, dan 12 persen belum teridentifikasi. Dari tahun ketahun diungkapkannya berdasarkan arahan Gubernur lulusan vokasi dapat bersaing di dunia usaha. \"2021 kita siapkan ada beberapa SMK direncanakan jadi BLUD, yaitu SMK N 2, 3, dan 4 Bandarlampung. Mereka bisa biayai unitnya sendiri. Provinsi hanya melakukan pembinaan materi dan teori,\" ungkapnya. (pip/sur)
Arinal Siap Perjuangkan SMK Menuju BLUD
Rabu 13-01-2021,14:01 WIB
Editor : Ari Suryanto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 28-08-2026,19:01 WIB
Promo Superindo Akhir Agustus 2026: Susu UHT Kartonan Diskon Hingga 25 Persen, Cek Harganya di Sini
Jumat 28-08-2026,18:06 WIB
Marindo Tegaskan Peran Baru Biro Ekonomi Lampung: Baca Gejolak, Kendalikan, dan Cari Solusi
Jumat 28-08-2026,17:45 WIB
Dinkes Bandar Lampung Catat 163 Pelaku Usaha Ajukan PIRT, Dorong Keamanan dan Legalitas Pangan Olahan
Jumat 28-08-2026,17:55 WIB
Prima Mart dan Kios Unggas Hadirkan Promo Special Payday, Beli 2 Ayam Siap Masak Cuma Rp45 Ribu
Sabtu 29-08-2026,08:38 WIB
Seruan 'Kabur Aja Dulu' Jadi Alarm, Pemuda Lampung Diajak Buktikan Cinta Indonesia
Terkini
Sabtu 29-08-2026,16:55 WIB
PH Eks Kepala BKPSDM Metro Bantah Kliennya Mangkir, Saat Dipanggil Kembali Polda
Sabtu 29-08-2026,16:15 WIB
Teknokrat Gandeng Parul University India Bekali Siswa SMKN 1 Bandar Lampung Kuasai AI
Sabtu 29-08-2026,14:50 WIB
Update Emas Antam 29 Agustus 2026: Turun Jadi Rp2.670.000 per Gram, Waktunya Buy on Dip
Sabtu 29-08-2026,08:38 WIB
Seruan 'Kabur Aja Dulu' Jadi Alarm, Pemuda Lampung Diajak Buktikan Cinta Indonesia
Jumat 28-08-2026,19:01 WIB