radarlampung.co.id– Provinsi Lampung merupakan penyumbang 12 persen nasional rajungan. Untuk itu, pemerintah pusat menjadikan Sai bumi Ruwa Jurai sebagai tempat pengelolaan perikanan berkelanjutan khususnya pengelolaan rajungan. Hal tersebut terungkap dalam penandatanganan Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) dengan Enviromental Defense Fund (EDF) si ruang Abung, Setprov Lampung, Rabu (24/7). Hal ini merupakan tindaklanjut dari Memorandum Saling Pengertian (MoU) antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan EDF tentang pengelolaan Perikanan yang berkelanjutan di Indonesia, khususnya dalam pengelolaan rajungan Indonesia. Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP RI Yuliadi mengatakan, kerjasama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Non Govermnet Organization (NGO) dalam pengelolaan perikanan rajungan berkelanjutan, memiliki banyak keuntungan bagi masyarakat. \"Masyarakat dapat mengolah rajungan dan menjadikannya bukan hanya mata pencarian tapi juga bisnis. Keuntungannya, pasokan rajungan yang konsisten dan berkelanjutan, ukuran rajungan yang baik dan produk yang berkualitas tinggi dengan harga yang tinggi, serta tersedianya akses pasar secara berkelanjutan bagi produk rajungan Indonesia khususnya Provinsi Lampung,\" kata Yuliadi. Sementara itu Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Taufik Hidayat dalam sambutannya menjelaskan, komoditas rajungan sendiri menjadi sumber penghidupan bagi ribuan masyarakat dan merupakan komoditas ekspor perikanan terbesar ketiga di Indonesia setelah udang dan tuna. Provinsi Lampung merupakan salah satu Provinsi penghasil rajungan yang cukup besar di Indonesia sekitar 12 persen produksi Nasional, dengan tujuan ekspor ke Amerika Serikat. “Kebutuhan permintaan pasar global terhadap produk rajungan kian tahun terus meningkat. Dengan potensi tersebut, diharapkan penandatanganan rencana kegiatan tahunan ini meningkatkan pemahaman dan dukungan pemerintah, pelaku utama dan pelaku usaha serta organisasi masyarakat untuk besinergi, demi kelestarian stok rajungan dan kesejahteraan masyarakat serta dapat menjadi sumber PAD,” ujar Taufik. (abd/rls/wdi)
KKP Genjot Pengelolaan Rajungan Lampung
Rabu 24-07-2019,23:07 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 23-09-2026,10:33 WIB
Malam Ini Terakhir, Buruan Berburu Promo PSM Alfamart Periode 16–23 September 2026
Rabu 23-09-2026,12:01 WIB
Jangkar Merah Putih di Tanah Lampung: Orkestrasi Hilirisasi dan Digitalisasi Menuju Ekonomi Inklusif
Rabu 23-09-2026,07:47 WIB
Ramalan Zodiak Keuangan 23–24 September 2026: Aries hingga Pisces Panen Cuan
Rabu 23-09-2026,12:56 WIB
111.165 Siswa Lampung Hadapi TKA, Disdikbud Siapkan Strategi Double Teaching
Rabu 23-09-2026,11:57 WIB
Mau ke Pestapora 2026? Tiket Bisa Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit
Terkini
Rabu 23-09-2026,19:58 WIB
Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Antar PTBA Raih Apresiasi Waste4Change
Rabu 23-09-2026,18:40 WIB
Dua Alumni Teknik Komputer Teknokrat Lolos MagangHub GGP, Isi Posisi IoT Engineer
Rabu 23-09-2026,17:53 WIB
Satu Kru ABK Jurnalis Krakatau yang Hilang Ditemukan
Rabu 23-09-2026,17:37 WIB
Siapkan Tani Cerdas, Teknologi IIB Darmajaya Bantu Pantau Greenhouse Dari HP
Rabu 23-09-2026,15:27 WIB