RADARLAMPUNG.CO.ID-Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menyelesaikan investigasinya guna mengetahui tingginya angka kecelakaan di tol Lampung. Tol yang dikelola PT Hutama Karya yang memiliki dua ruas yaitu Bakauheni-Terbanggibesar dan Terbanggibesar-Pematangpanggang-Kayu Agung tersebut diminta melakukan beberapa hal guna menekan angka kecelakaan. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono pada Kamis (7/10) melalui sambungan telepon seluler nya. \"Kan kita kunjungan ini atas permintaan masyarakat untuk menurunkan angka kecelakaan di tol Lampung. setelah kita kunjungan kesana, kita lihat bahwa 80% angka kecelakaan karena mengantuk. Maka ada beberapa yang kami sarankan mulai dari tol di Sumatera panjang dan cenderung monoton, sehingga masyarakat jenuh,\" beber Soerjanto. Apalagi menurutnya, kondisi jalan lurus membuat pengemudi yang jalan pada malam hari merasakan mengantuk, namun panas pada siang hari. Sementara dari sisi geometri jalan sudah oke dan tidak ada masalah. \"Tapi monotonnya ini buat orang jadi ngantuk. Salah satunya kita usulkan ketika di antara Bakauheni-Kalianda diberi papan Billboard wisata. Agar masyarakat pandangan nya tidak jenuh. Nanti juga dipasang juga dengan jarak tertentu untuk dipasang juga, bisa mengenai kopi Lampung,\" tambahnya. Kemudian, juga harus menarik masyarakat masuk ke rest area. Tapi ada masalah disana seperti masih belum banyak aktivitas. Sehingga masyarakat masih takut, maka harusnya ada kerjasama dengan UMKM agar masyarakat mau masuk di rest area dan tidak khawatir akan dirampok. Masalah keamanan juga harus ditingkatkan. Dalam beberapa catatan kecelakaan, kebanyakan terjadi pada kendaraan truk. \"Jadi banyak yang kecelakaan itu truk, maka kami minta di rest area kami minta ada tempat istirahat khusus untuk mobil truk, kemudian supirmya bisa mandi air anget. Dan ada bale-bale, kemudian supir bisa tidur dulu 2-3 jam, baru kemudian bisa melanjutkan perjalanan. Selain itu, pengaturan jam pembelian tiket kapal penyebrangan di Pelabuhan Bakauheni juga akan diatur. Sehingga pemilik kendaraan tidak terburu-buru menuju pelabuhan karena persoalan tiket kapal yang sudah dibeli. \"Dan ada pengemudi ketakutan tiket penyebaran hangus di Bakauheni. Maka dari Palembang ngebut, maka dicarikan solusi dengan PT ASDP agar tidak membuat supir untuk buru-buru. Karena tiket hangus itu menjadi tanggungjawab pengemudi. Kalau kondisi jalan ya memang karena truk yang masuk over dimensi over load (ODOL), tanahnya juga labil. Tapi diluar ity semua, intinya pengemudi itu mengalami kelelahan. Dari rekomendasi ini kami harapkan secepatnya dapat di jalankan rekomendasi tersebut, agar segera terjaid penurunan angka kecelakaan di JTTS ruas Bakter dan Terpeka. Karena hal serupa juga sudah diterapkan di Tol Cipali. Alhamdulillah penurunan sampai 60% kecelakaan nya,\" tandasnya. (rma/wdi)
KNKT: Tol Lampung Bikin Jenuh Pengemudi
Kamis 07-10-2021,16:13 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 29-07-2026,07:00 WIB
Promo Gantung Alfamart Periode 28 Juli - 3 Agustus 2026: Banjir Diskon Minyak Goreng 2 Liter
Selasa 28-07-2026,18:57 WIB
DPS Pilkakon Tambahrejo Tetapkan 3.234 Pemilih, Warga Diminta Cek Data
Selasa 28-07-2026,19:21 WIB
PTBA Bersama MIND ID Perkuat Komitmen Pemulihan Ekosistem Sungai
Rabu 29-07-2026,06:04 WIB
Ayo Sarapan Roti di Indomaret, Diskon Hingga 25 Persen
Rabu 29-07-2026,12:18 WIB
Indonesia Jadi Kandidat Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir: Tinggal Tunggu Pengumuman FIFA
Terkini
Rabu 29-07-2026,17:41 WIB
Pasar Logam Mulia Kompak Melemah, Harga Emas dan Perak Antam Hari Ini Anjlok
Rabu 29-07-2026,17:31 WIB
Promo Produk Baru Super Indo 23–29 Juli 2026: Diskon Kopi Drip Hingga Matcha Bubuk Premium
Rabu 29-07-2026,15:40 WIB
Polda Lampung Musnahkan Narkoba Hingga Senpi Ilegal Dengan Total Kerugian Rp264,9 Miliar
Rabu 29-07-2026,13:10 WIB
Mantap, 14 Jurnal Ilmiah Unila Tembus Akreditasi SINTA, Ini Daftar Lengkapnya
Rabu 29-07-2026,12:18 WIB