radarlampung.co.id- Australia mengancam akan memenjarakan perusahaan teknologi dan media sosial, yang gagal mentransfer konten atau materi terkait penembakan di dua masjid Christchurch, Selandia Baru. Peringatan itu diutarakan Jaksa Agung Australia, Christian Porter, setelah bertemu dengan sejumlah petinggi perusahaan teknologi termasuk Facebook, Twitter, dan Google pada Selasa (26/3) waktu setempat. Porter mengatakan, dalam pertemuan tersebut, tanggapan dari para petinggi perusahaan teknologi itu benar-benar mengecewakan. \"Masalah utama yang sebenarnya kami ingin diskusikan adalah, bagaimana Anda (perusahaan) menanggapi pertanyaan seperti itu lebih cepat atau lebih baik, mencegah agar siaran langsung dan mendistribusikan konten-konten seperti itu tidak terjadi. Dan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu tidak terlalu memuaskan,\" papar Porter di Canberra. \"Platform media sosial dapat mengirimkan iklan kepada Anda dalam waktu setengah detik. Mereka harus dapat menarik seluruh konten dan materi yang membahas terorisme dan sejenisnya yang juga sangat berbahaya dalam waktu yang sama,\" ucap Morrison Facebook mengumumkan telah menerbitkan publikasi 1,5 juta video yang dikeluarkan terkait penembakan Christchurch dengan cepat. Sebelumnya, rekaman video selama 17 menit marak diterbitkan di media sosial tak lama setelah penembakan terjadi. Video itu mengeluarkan Brenton Tarrant, menerbitkan penembakan, melancarkan terornya. Tarrant, warga Australia, menyiarkan aksi kejamnya secara langsung melalui Facebook Live. Ia juga sempat mengunggah sejumlah manifesto berisikan motivasinya melakukan penembakan itu di akun Twitternya. Sebelumnya saat ini cuplikan video Tarrant ini telah ditarik seluruh media sosial dan portal berita, dikumpulkan oleh ahli mencatat rekaman-rekaman itu bisa diunduh dengan mudah oleh pengguna internet bahkan beberapa jam setelah kejadian berlangsung. (fin/wdi)
Australia Ancam Penjarakan Bos Facebook
Rabu 27-03-2019,11:00 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 17-04-2026,09:20 WIB
Cepat dan Praktis, Simak Cek Bansos April 2026 Pakai NIK di HP
Jumat 17-04-2026,08:06 WIB
Banjir Promo JSM Indomaret 16-19 April 2026, Kebutuhan Dapur dan Mandi Diskon Gila-gilaan
Jumat 17-04-2026,10:03 WIB
Motorola Razr Fold Resmi Dijual Lebih Cepat, Edisi FIFA Jadi yang Pertama Rilis di Eropa
Jumat 17-04-2026,09:28 WIB
Target Listrik 100 Persen Pada Tahun 2029, Pemerintah Percepat Elektrifikasi Desa dan Energi Terbarukan
Jumat 17-04-2026,10:00 WIB
BYD Song Ultra EV Gegerkan Pasar Mobil Listrik
Terkini
Jumat 17-04-2026,16:16 WIB
FISIP Unila Tuan Rumah Rapat Tahunan BKS PTN Barat, Perkuat Kolaborasi Ilmu Sosial se-Sumatera dan Jawa
Jumat 17-04-2026,14:40 WIB
Pemprov Lampung Bentuk Tim Khusus, Targetkan Konflik Pertanahan Tertangani Lebih Cepat dan Terukur
Jumat 17-04-2026,12:23 WIB
Atasi Banjir, Bunda Eva Ambil Langkah Diskresi Hingga Gerakkan 'Jumat Bersih' Serentak di 126 Kelurahan
Jumat 17-04-2026,10:03 WIB
Motorola Razr Fold Resmi Dijual Lebih Cepat, Edisi FIFA Jadi yang Pertama Rilis di Eropa
Jumat 17-04-2026,10:00 WIB