Radarlampung.co.id - Kondisi kesehatan Eksa Satia (7 bulan), balita penderita Atresia Bilier hingga kini semakin memprihatinkan. Ditambah lagi kekhawatiran pihak keluarga akan terkendala biaya pengobatan memicu keputusasaan. Hal itu diungkapkan Pendamping Eksa, Firman. Menurutnya, balita perempuan itu hingga kini masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. \"Eksa saat ini masih dirawat di RSCM, pihak dokter masih melakukan perawatan terutama pokok pemenuhan gizinya,\" katanya, Sabtu (30/11). Namun, pokok pemenuhan gizi tidak lah murah. Untuk satu kaleng kecil dihargai Rp350 ribu, di mana harga nominal itu tidaklah murah bagi keluarga Eksa. \"Beberapa kali forum anak Sejahtera Bandarlampung memberikan bantuan kepada keluarga, tetapi biaya hidup dan juga susu yang dibutuhkan Eksa membuat kita khawatir pengobatan gak bisa jalan lagi, karena memang tidak ada biayanya dan keluarga penderita juga bukan orang mampu,” terangnya. Dirinya berharap ada donatur baik itu dari Pemerintah dan lainya bisa membantu Eksa yang kondisi perutnya semakin membesar. \"Mudah-mudahan ada jalan, pemerintah juga bisa melihat kondisi Eksa dan membantu keluarga yang di Jakarta,\" tandasnya. Bagi yang ingin menyumbangkan sedikit rezeki dari harta yang dimiliki bisa menghubungi nomor telepon 081366276063. Sebelumnya diberitakan, Berdasarkan hasil didiagnosa dokter, Eksa mengidap Atresia Bilier atau gangguan pada saluran empedu. Untuk biaya operasi transpalantasi hati sibutuhkan dana sekitar Rp1 Miliar lebih. Ditemui dikediamannya di jalan Pangeran Antasarai Gang Toyib, RT 02 LK 1, Kedamaian Bandarlampung, Kamis (19/9), bayi perempuan dari pasangan Muhammad Jaka Sanjaya (31) dan Eka Astuti (30) itu terlihat sangat lemas. Sang Ibu Eka menceritakan bahwa dirinya mulai merasa ada yang tidak beres dari anak ketiganya nya itu, pasalnya diumur empat bulan Eksa tiba-tiba saja mucul penyakit seperti cacar yang berisikan nanah, kemudian perlahan warna kulit yang selalu berubah-ubah terlebih saat ia menangis. “Awalnya ada gejala kaya penyakit cacar tapi keluarnya nanah diseluh badan, pas dicek darahnya di Puskesmas katanya bagus sehat hanya perlu banyak berjemur saja. kemudian setiap tidur kayak orang senep (begah, red) selalu menangis tiap hari perutnya selalu keras, susah makan, jadinya kalau mau tidur ya harus didekap seperti ini,” katanya, sambil menahan tangis.(Mel/kyd)
Kondisi Memprihatinkan, Eksa Butuh Perhatian Darmawan dan Pemerintah
Sabtu 30-11-2019,17:18 WIB
Editor : Kesumayuda
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 06-10-2026,17:02 WIB
Siswi SMP TMI Shakira Al Khaira Wakili Lampung di Putri Anak Indonesia 2026
Selasa 06-10-2026,18:59 WIB
Korupsi Proyek Jalan Lampung Utara, Delapan Kontraktor Ditetapkan Tersangka
Selasa 06-10-2026,20:54 WIB
Alfamart Sahabat Posyandu Gandeng Kalbe Nutritionals, Sasar Kesehatan Ibu dan Anak di Bandar Lampung
Selasa 06-10-2026,18:17 WIB
Usulan Tambahan Kuota BBM Subsidi Lampung Belum Ada Jawaban, DPR RI Akan Turun Memantau
Rabu 07-10-2026,06:42 WIB
Lampung Barat dan Tanggamus Siaga Cuaca Ekstrem, Ini Prakiraan Lengkap BMKG 7 Oktober 2026
Terkini
Rabu 07-10-2026,14:33 WIB
Penangguhan Penahanan Sekda Lamteng Welly Adi Wantra Ditolak Polda Lampung
Rabu 07-10-2026,14:12 WIB
Antrean Truk BBM Picu Kemacetan, DPRD Bandar Lampung Minta Perketat Pengawasan
Rabu 07-10-2026,13:58 WIB
KNEKS dan LAN RI Dorong Penguatan Literasi Ekonomi juga Keuangan Syariah bagi ASN
Rabu 07-10-2026,13:44 WIB
Apresiasi Kinerja Relawan, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Kader Posyandu dan Kesehatan
Rabu 07-10-2026,12:40 WIB