RADARLAMPUNG.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendapat tambahan penyidik. Senin (11/3) kemarin, lembaga antirasuah itu membuka pelatihan untuk 24 orang penyelidik yang nantinya dilantik menjadi penyidik. Semua calon penyidik itu berasal dari internal KPK, tepatnya dari Direktorat Penyelidikan dibawah Deputi Penindakan. Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, pelatihan calon penyidik kemarin merupakan angkatan ke empat. Sumber daya manusia (SDM) baru itu nantinya akan melengkapi penyidik saat ini yang jumlahnya sekitar 80 orang. Dari internal (KPK) itu pegawai yang sebelumnya berkarir sebagai penyelidik menjadi penyidik, kata Agus di gedung anti-corruption learning center (ACLC) KPK. Dalam waktu dekat, KPK juga akan melakukan tes calon penyidik terhadap 167 perwira Polri. Para perwira itu dikirim Polri atas permintaan KPK. Mereka akan menjalani serangkaian tes ketat sebelum akhirnya dinyatakan lolos menjadi penyidik komisi antirasuah. “Nggak tahu nanti yang lulus berapa (kandidat penyidik dari Polri, red),” terangnya. Agus menerangkan, kebutuhan penyidik di KPK saat ini masih belum sejajar dengan Independent Commission Againts Corruption (ICAC) Hongkong maupun Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) Singapura. Di ICAC, misalnya, komposisi penindakan yang didalamnya terdapat penyidik paling mendominasi. Yakni 70 persen. Agus mengakui, komposisi penindakan masih dibawah deputi lain. Itu karena desain awal KPK tidak hanya fokus pada penindakan. Tapi juga pencegahan. “Mungkin desain awalnya yang agak keliru, karena supporting system (sistem yang mendukung) lebih banyak dibanding dengan penindakan,” papar eks kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) itu. Ke depan, Agus berencana merekrut lebih banyak SDM untuk memperkuat penindakan. Dia akan meminta orang-orang di Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta penyidik PNS (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk masuk menjadi penyelidik. Penyelidik yang berasal dari berbagai instansi itu diharapkan membuat penanganan kasus di KPK lebih bervariasi. Penyelidik dari OJK, misalnya, diharapkan bisa menyentuh pasar modal dan perbankan. Begitu pula penyelidik dari KLHK dapat diandalkan untuk menelusuri indikasi korupsi di sektor lingkungan dan sumber daya alam (SDA). Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif menambahkan, bukan hanya penyidikan dan penyelidikan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dengan kebutuhan jaksa penuntut umum (JPU). Sama dengan kebutuhan penyidik, KPK juga masih membutuhkan banyak jaksa. “Kami berharap yang dikirimkan banyak, karena kan belum tentu lulus juga,” ujarnya. Saat ini, jaksa di KPK berjumlah kurang dari 100 orang. Sementara kebutuhan ideal adalah 150 orang. Terbatasnya jumlah jaksa itu membuat banyak kasus yang sudah selesai di tingkat penyidikan urung naik ke tingkat penuntutan dan disidangkan. “Terus terang, banyak kasus yang agak tersendat karena jaksanya kebanyakan kasus yang dia harus sidangkan,” imbuh dia. (fin/kyd)
KPK Miliki 24 Penyidik Baru
Selasa 12-03-2019,10:48 WIB
Editor : Kesumayuda
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 09-08-2026,08:39 WIB
Yuk, Manfaatkan Promo JSM Alfamart, Dapatkan Minyak Goreng Hemat
Minggu 09-08-2026,06:31 WIB
Banjir Diskon Roti di Indomaret, Ada Promo Bakery Sweet Deals, Muffin Rp6 Ribuan Hingga Beli 2 Gratis 1
Minggu 09-08-2026,09:44 WIB
Rute Baru Lampung–Bandung Resmi Terbang, Ini Jadwalnya
Minggu 09-08-2026,07:41 WIB
Promo Kemerdekaan: Chandra Elektronik x Samsung Beri Potongan Harga dan Undian TV
Minggu 09-08-2026,10:04 WIB
Meriahkan Hari Pengayoman Ke-81, Kanwil Kemenkum Lampung Dekatkan Layanan ke Masyarakat
Terkini
Minggu 09-08-2026,20:38 WIB
Emas Antam Bersiap Tembus Level Psikologis Rp2,7 Juta per Gram, Cek Proyeksi Sepekan ke Depan
Minggu 09-08-2026,19:26 WIB
Terang Bulan Bikin Tangkapan Nelayan Menipis, Harga Ikan di Gudang Lelang Naik
Minggu 09-08-2026,18:30 WIB
42 Titik Hotspot Terdeteksi di Lampung, 8 Masuk Kategori Sedang
Minggu 09-08-2026,17:20 WIB
Metro Dapat Tambahan Kucuran Dana Rp24,66 Miliar Dari Pusat
Minggu 09-08-2026,15:40 WIB