RADARLAMPUNG.CO.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Tengah akan melaksanakan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Survei yang akan mulai dilaksanakan Maret 2021 ini akan memotret kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kepala BPS Lamteng M. Sholihin menyatakan, Susenas merupakan satu-satunya survei yang dilakukan untuk mengukur kondisi kesejahteraan masyarakat. \"Termasuk menghitung kemiskinan masyarakat tingkat kabupaten. Selain itu, data Susenas akan digunakan untuk perencanaan, monitoring, evaluasi, dan pengukuran akuntabilitas pembangunan oleh pemerintah,\" katanya. Sholihin melanjutkan, data Susenas sangat penting. Para petugas lapangan yang nantinya bertugas di lapangan berperan penting dalam menghasilkan data Susenas yang berkualitas. \"Susenas menjadi penting dilakukan karena menjadi salah satu sumber data sosial ekonomi yang dipergunakan untuk banyak kepentingan. Perencanaan dan evaluasi program pembangunan nasional melalui kebijakan kementerian/ lembaga menggantungkan informasi dari hasil Susenas. Ada tiga dari empat target pembangunan nasional, yakni kemiskinan, gini ratio, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menggunakan data Susenas,\" ujarnya. Guna memenuhi evaluasi atas capaian indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), Indikator RPJMN/D, dan Nawacita, kata Sholihin, juga didukung oleh data hasil Susenas. \"Terkait dengan penyediaan indikator TPB, sebanyak 55 dari 136 indikator TPB Indonesia yang dihasilkan oleh BPS berasal dari Susenas. Masih banyak lagi pemanfaatan data Susenas di mana BPS turut serta dalam tim. Antara lain penyusunan Indeks Pembangunan Pemuda, Indeks Pembangunan Kebudayaan, Penyusunan Voluntary National Report SDGs, Indeks Capaian Revolusi Mental, Indeks Perlindungan Anak, Indeks Perlindungan Hak Anak, dan Indeks Perlindungan Khusus Anak,\" ungkapnya. Pelaksanaan Susenas 2021 ini, kata Sholihin, agak berbeda dengan pelaksanaan Susenas tahun sebelumnya. \"Adaptasi baru di era pandemi Covid-19 ini, BPS menyesuaikan kondisi protokol kesehatan. Pelatihan petugas yang biasanya dilakukan tatap muka, kini dilakukan dengan metode daring via zoom meeting. Selain itu, petugas sebelum mengikuti pelatihan dipastikan clean dan clear dari Covid-19 dengan dilakukan rapid test terlebih dahulu. Di lapangan nanti dibekali dengan alat pelindung Diri (APD) seperti masker dan handsanitezer,\" katanya. Pelatihan petugas, kata Sholihin, dilaksanakan pada 22-26 Februari 2021. \"Setelah pelatihan, petugas akan dilanjutkan listing rumah tangga dan pencacahan lengkap mengunjungi responden terpilih dengan kuesioner yang akan dilaksanakan pada 1-31 Maret 2021. Petugas yang akan diturunkan sebanyak 66 orang yang akan tersebar di 28 kecamatan,\" ungkapnya. (sya/sur)
BPS Lamteng Mulai Susenas Maret 2021
Jumat 19-02-2021,19:18 WIB
Editor : Ari Suryanto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-07-2026,13:54 WIB
Unila Raih Predikat Four Trees Rating UI GreenMetric 2026, Makin Solid Jadi Kampus Hijau
Selasa 21-07-2026,12:41 WIB
Bupati Way Kanan Terima Audiensi Pertamina Patra Niaga, Bahas Harga BBM Sekaligus Penambahan Kuota
Selasa 21-07-2026,07:26 WIB
Resmi Debut di GIIAS 2026, SUV Listrik Lepas E4 Dibanderol Rp380 Juta: Siap Menantang BYD M6?
Selasa 21-07-2026,06:48 WIB
Besok Terakhir, Promo Body and Skin Fair Indomaret Diskon Rp 15 Ribu, Cek Produknya di Sini
Selasa 21-07-2026,12:27 WIB
Lampung Perketat Seleksi Kelas Migran Vokasi, 193 Lulusan Disiapkan Berangkat ke Jepang
Terkini
Selasa 21-07-2026,18:10 WIB
Bukan Sekadar Olahraga, Panahan Tradisional Jadi Media Pembentukan Karakter di Lampung
Selasa 21-07-2026,17:47 WIB
Marak Warga Swadaya Perbaiki Jalan, Ini Kata Gubernur Mirza
Selasa 21-07-2026,17:37 WIB
Eks Warek II Prof Asep Sukohar Siap Maju Pilrek Unila 2027–2031: Pertengahan Agustus Penjaringan Dimulai?
Selasa 21-07-2026,17:31 WIB
Misi Strategis di Rakerprov KONI 2026, Pengprov Muaythai Lampung Utus Dua Pengurus Terbaik
Selasa 21-07-2026,17:20 WIB