RADARLAMPUNG.CO.ID- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Mentan RI Syahrul Yasin Limpo tiba di lokasi panen padi Kampung Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Selasa (6/10) pukul 10.45 WIB. Tiba di lokasi keduanya langsung panen raya padi dengan combine harvest; menggunakan traktor melakukan percepatan olah tanah dan tanam; serta menyaksikan penggunaan dekomproser pengurai jerami. Tampak hadir Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto, Danrem 043/Gatam, Pj. Bupati Lamteng Adi Erlansyah. Acara dilanjutkan ke lapangan untul launching Kartu Petani Berjaya (KPB) di Lapangan 12 B Trimurjo. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan sektor pertanian dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan dasar masyarakat secara umum yaitu pangan. \"Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, sektor pertanian yang paling mampu bertahan atau menopang perekonomian dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Lampung memiliki banyak komoditas unggulan di bidang pertanian. Ini diharapkan dapat membangkitkan perekonomian di Lampung,\" katanya dalam sambutan. Arinal melanjutkan, Pak Mentan telah menegaskan Lampung sebagai lokomotif pembangunan pertanian Indonesia. \"Lampung sebagai penyedia pangan nasional, penyediaan bahan baku industri, dan penyeimbang pembangunan sektor lainnya. Hal ini didasari bahwa Lampung memiliki banyak potensi komoditas unggulan dalam bidang pertanian. Yakni padi, jagung, ubi kayu, dan nanas,\" ujarnya. Arinal membeberkan, padi di Lampung nomor 6 nasional dan jagung nomor 3 nasional. \"Ubi kayu dan nanas nomor 1 dunia. Secara tata kelola juga nomor satu di dunia. Pisang nomor 12 dan kopi nomor 1 di Indonesia yang terdiri dari kontribusi dari pemerintah atau dari wilayah Sumatera Selatan dan Bengkulu. Kakao nomor 2 setelah Sulawesi Selatan. Juga sektor ternak sapi, kambing, dan ayam telah memenuhi kebutuhan pasar lokal dan nasional,\" paparnya. Sektor pertanian, kata Arinal, menjadi salah satu prioritas pembangunan utama sejak awal kepemimpinannya. \"Dengan program utama KPB, diharapkan para petani mendapatkan kemudahan jaminan kepastian dalam usaha budi daya pertanian. Terutama masalah ketersedian pupuk. Juga ketersediaan sarana produksi akses permodalan dan pembiayaan maupun asuransi pembinaan usaha serta teknologi penanganan panen dan pasca panen. Termasuk jaminan beasiswa pendidikan bagi anak petani yang berprestasi dan hanya khusus di sektor pendidikan pertanian. Kemudahan-kemudahan tersebut akan diberikan secara bertahap kepada seluruh petani di Lampung,\" ungkapnya. (sya/wdi)
Mentan dan Gubernur Panen Raya dan Launching KPB
Selasa 06-10-2020,15:17 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 28-08-2026,04:25 WIB
Update Promo Indomaret Hari Ini, Harga Super Hemat Sabun Cuci hingga Pembersih Lantai
Jumat 28-08-2026,06:47 WIB
Promo Gajian Untung Alfamart 25–31 Agustus 2026, Belanja Hemat Minyak Goreng hingga Ekstra Diskon ShopeePay
Jumat 28-08-2026,06:56 WIB
Update Prakiraan Cuaca Lampung 28 Agustus 2026: Siang Hari Potensi Hujan di Wilayah Ini
Jumat 28-08-2026,08:11 WIB
Siang Ini, Prof Rudy Dikabarkan Daftar Bacarek Unila Dikawal Dua Pengacara Nasional
Jumat 28-08-2026,08:00 WIB
Lirik Relate, Beat Catchy! Naykilla and Tenxi Bawa Keseruan Baru di Shopee 9.9 Super Shopping Day
Terkini
Jumat 28-08-2026,19:01 WIB
Promo Superindo Akhir Agustus 2026: Susu UHT Kartonan Diskon Hingga 25 Persen, Cek Harganya di Sini
Jumat 28-08-2026,18:06 WIB
Marindo Tegaskan Peran Baru Biro Ekonomi Lampung: Baca Gejolak, Kendalikan, dan Cari Solusi
Jumat 28-08-2026,17:55 WIB
Prima Mart dan Kios Unggas Hadirkan Promo Special Payday, Beli 2 Ayam Siap Masak Cuma Rp45 Ribu
Jumat 28-08-2026,17:45 WIB
Dinkes Bandar Lampung Catat 163 Pelaku Usaha Ajukan PIRT, Dorong Keamanan dan Legalitas Pangan Olahan
Jumat 28-08-2026,17:34 WIB