radarlampung.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Lampung memberikan peringatan dini terkait gelombang berbahaya di perairan Lampung pada 21-22 Maret mendatang. Gelombang dengan ketinggian 2.0-2.5 meter berpotensi terjadi di perairan Barat Lampung, Samudera Hindia dan Selat Sunda. Kepala Stasiun Maritim Lampung Sugiyono mengatakan, gelombang tinggi 1,25 meter hingga 2,50 meter disebut berbahaya dan berpeluang terjadi di Selat Sunda Utara Lampung. ”Kemudian di Selat Hindia dan Selat Sunda Selatan Lampung dengan tinggi 2,50 meter hingga 4,0 meter juga berbahaya,” kata Sugiyono, Kamis (21/3). Ia mengimbau nelayan agar berhati-hati dan waspada saat berlayar. Kemudian memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. \"Perahu nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter, kapal tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter, kapal Ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter, kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter,” urainya. Sugiyono juga mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir pantai untuk waspada. Begitu juga dengan wilayah pelayaran padat, agar tetap memperhatikan kondisi cuaca terkini. (mel/ais)
Waspada Gelombang Tinggi di Pesisir Lampung
Kamis 21-03-2019,17:12 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 14-05-2026,09:22 WIB
Rumah BUMN Bakauheni, Cara BRI Mengangkat UMKM Lampung Naik Kelas
Kamis 14-05-2026,10:53 WIB
Lampung Bidik Wisatawan Malaysia Lewat Rute Langsung Kuala Lumpur
Kamis 14-05-2026,11:50 WIB
Lampung Pamerkan Potensi Energi Hijau ke Investor Malaysia
Kamis 14-05-2026,19:07 WIB
Kerbau Tercebur Sumur 8 Meter, Damkarmat Bandar Lampung Berjibaku Lima Jam
Kamis 14-05-2026,18:03 WIB
TPAS Karangrejo Disorot, Warga Desak Penutupan Usai Sanksi KLH
Terkini
Kamis 14-05-2026,20:13 WIB
Mahasiswa Teknik Elektro Teknokrat Terapkan PLTS untuk Dukung Kebun Hidroponik di Bandar Lampung
Kamis 14-05-2026,19:07 WIB
Kerbau Tercebur Sumur 8 Meter, Damkarmat Bandar Lampung Berjibaku Lima Jam
Kamis 14-05-2026,18:03 WIB
TPAS Karangrejo Disorot, Warga Desak Penutupan Usai Sanksi KLH
Kamis 14-05-2026,11:50 WIB
Lampung Pamerkan Potensi Energi Hijau ke Investor Malaysia
Kamis 14-05-2026,10:53 WIB