Todongkan Senpi, 2 Pria Pengangguran Asal Sumsel Diringkus Polres Metro
Ilustrasi. Pixabay --
RADARLAMPUNG.CO.ID - Dua pemuda pengangguran asal Sumatera Selatan berakhir di tangan polisi setelah nekat mengacungkan senjata api rakitan lengkap dengan amunisi di wilayah Kota Metro.
Keduanya dengan cepat diamankan Tim Tekab 308 Presisi setelah warga cepat melapor.
Keduanya diduga telah melakukan pengancaman menggunakan senpi revolver rakitan di wilayah Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Minggu dini hari, 22 Februari 2026.
Kasat Reskrim Polres Metro, IPTU Rizky Dwi Cahyo mengungkapkan, penangkapan kedua tersangka, Logis Firnando (20) dan Aditia (19), yang merupakan warga Desa Lecah, Lubai Ulu, Muara Enim, Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Ngaku untuk Jaga Diri, Pria Asal Tulang Bawang Diamankan Polisi karena Simpan Senpira
Dari laporan Laporan Polisi Nomor: LP/B/59/II/2026/SPKT/Polres Metro/Polda Lampung tertanggal 22 Februari 2026.
"Jadi kasus ini terkait dengan tindak pidana pengancaman dan atau setiap orang tanpa hak menguasai, menyimpan, membawa, memiliki senjata api dan amunisi seperti yang tertulis dalam Pasal 448 dan atau 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP," kata dia, Senin, 23 Februari 2026.
Ia menjelaskan, awal mula peristiwa tersebut, terjadi di Jalan Gang Jahe, RT 02 RW 01, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, sekitar pukul 00.40 WIB pada Minggu dinihari.
Pelapor berinisial P (37) menyebut dirinya mendengar bunyi ledakan keras di depan kontrakannya sekitar dua kali. Karena curiga, ia pun mencari sumber suara bersama dua orang saksi, YC dan DS.
"Kemudian, kecurigaan itu mengarah kepada dua pemuda yang sedang ada di sekitar lokasi, yaity Logis Firnando dan Aditia ini," jelasnya.
Kasat melanjutkan, saat akan didekati, salah satu terduga pelaku, Aditia, malah mengeluarkan senpi rakitan jenis revolver tang langsung diarahkan ke korban.
Karena merasa terancam, korban pun langsung meminta bantuan Ketua RW untuk menghubungi Call Center 110.
"Laporan itu langsung ditindaklanjuti. Nah, warga yang sudah lebih dulu siaga, ikut membantu untuk memantau pergerakan pelaku sampai diketahui kontrakannya," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
