radarlampung.co.id – Keberhasilan Pringsewu sebagai Kabupaten ODF 100 persen merupakan titik awal dalam rangka membangun sanitasi yang aman. Hal ini disampaikan Bambang Pujiatmoko dari SNV Indonesia saat menjadi pembicara dalam pelatihan Baseline Survey Rapid Technical Assessment (RTA), di Regency Hotel, Senin (15/7). Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Pemkab Pringsewu, Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) dan SNV Indonesia dengan tema Kajian Karakteristik Sistem Sanitasi Setempat di Masyarakat dan Kapasitas Lembaga Sebagai Acuan Pengelolaan Lumpur Tinja di Kabupaten Pringsewu. ”Data-data yang akan disurvei para e-numerator nantinya akan menentukan kondisi Pringsewu ke depan. Limbah domestik atau lumpur tinja ini nanti akan menjadi berkah atau musibah. Semuanya yang menentukan adalah kita sendiri,” kata Bambang. Sementara Bupati Pringsewu Sujadi Saddat menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini. ”Salah satu kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah pusat guna mengatur permasalahan pencemaran air limbah domestik, yaitu peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.16/PRT/M/2018 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan Sistem Pengelolaan Air Limbah Permukiman atau KSNP-SPALP,” ungkapnya. Kebijakan tersebut, sebagai pedoman dan arahan dalam penyusunan kebijakan teknis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengelolaan serta pengembangan sistem pengelolaan air limbah permukiman. Baik bagi pemerintah pusat maupun masyarakat sesuai kondisi setempat. Pada bagian lain, ada tujuh cakupan yang dilakukan Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) dalam kajian teknis cepat untuk mendorong advokasi pos ODF Pringsewu. Langkah ini bertujuan mendapatkan informasi secara teknis karakteristik sistem sanitasi setempat di masyarakat dan kapasitas lembaga sebagai acuan pengelolaan lumpur tinja. Kajian dilaksanakan dengan survei ke rumah tangga di Kecamatan Pringsewu dan Pagelaran serta interview operator. Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati menjelaskan, kajian survei meliputi informasi rumah tangga, fasilitas jamban, fasilitas kontainmen, akses penyedotan lumpur tinja dan hambatan pelaksanaan. Selanjutnya peningkatan kualitas fasilitas layanan, kesediaan untuk berpartisipasi dan kemampuan membayar layanan serta kapasitas operator. (sag/mel/rls/ais)
ODF Titik Awal Pembangunan Sanitasi Aman
Senin 15-07-2019,17:50 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 19-06-2026,16:48 WIB
Honda BeAT NeoX 2026 Naik Kelas, Fitur Motor Rp 30 Jutaan Kini Hadir di Skutik Entry-Level
Jumat 19-06-2026,16:41 WIB
Breaking News, Polda Lampung Tetapkan Sekda Lampung Tengah Welly Adi Wantra Tersangka Kasus Honorer Fiktif
Jumat 19-06-2026,18:16 WIB
Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung, Beri Keterangan Terkait Tersangka ARD
Jumat 19-06-2026,19:53 WIB
Lagi, 17 Pejabat Pemprov Lampung Dirolling Diam-Diam?
Jumat 19-06-2026,13:29 WIB
Kontraktor Ditegur, Konsultan Wajib Lapor Harian, Warga Diajak Awasi Proyek Jalan
Terkini
Sabtu 20-06-2026,11:04 WIB
BYD M6 DM Resmi Meluncur, MPV PHEV Rp 298 Jutaan dengan Konsumsi BBM 65 Km/L
Sabtu 20-06-2026,10:03 WIB
Harga Vivo X300 Ultra Mulai Rp25,9 Juta, Siap Bersaing di Segmen Flagship Premium
Sabtu 20-06-2026,07:00 WIB
DWP Setjen Kemendikdasmen Dorong Sinergi Pendidikan dan Olahraga di Lampung
Jumat 19-06-2026,19:53 WIB
Lagi, 17 Pejabat Pemprov Lampung Dirolling Diam-Diam?
Jumat 19-06-2026,18:16 WIB