radarlampung.co.id-Pembahasan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati antara tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Timur belum juga mencapai kesepakatan. Ketua Bawaslu Lamtim Uslih menjelaskan, pasca rapat koordinasi dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Bawaslu sudah 2 kali menggelar rapat pembahasan ulang dengan TAPD, yaitu pada 10 dan 11 Oktober 2019 lalu. Namun, hingga saat ini belum tercapai kesepakatan tentang besaran dana hibah yang akan dialokasikan untuk Bawaslu Lamtim. Menurutnya, pada pembahasan pertama TAPD menawarkan tambahan dari hibah dari Rp12 miliar menjadi 14 miliar. Kemudian, ditmbah lagi menjadi Rp15 miliar pada pembahasan hari ke dua. Namun, Bawaslu Lamtim masih juga belum sepakat dengan nilai tersebut. “Kami masih terus melakukan komunikasi dengan TAPD untuk mencapai kesepakatan besaran NPHD yang realistis,”jelas Uslih, Minggu (13/10). Diberitakan sebelumnya, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) memberi tambahan waktu hingga 14 Oktober 2019 bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk membahas ulang naskah perjanjian hibah daerah (NPHD). Ketua Bawaslu Lamtim Uslih menjelaskan, tambahan waktu itu diberikan setelah Kemendagri menggelar rapat koprdinasi dengan Bawaslu Lamtim dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) terkait dana hibah untuk pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati 2020, Senin (7/10). Menurutnya, rapat koordinasi yang difasilitasi Kemendagri tersebut dilaksanakan karena antara Pemkab dan Bawaslu Lamtim belum tercapai kata sepakat mengenai besaran NPHD. Dilanjutkan, karen dalam rapat koordinasi tersebut masih belum juga tercapai kesepakatan besaran NPHD antara Pemkab dan Bawaslu Lamtim. Maka Kemendagri meminta agar besaran NPHD dibahas ulang antara Pemkab dan Bawaslu. Paling lambat, pada 14 Oktober 2019 sudah ada kesepakatan NPHD. \"Bila sampai tanggal tersebut NPHD belum juga ditandatangani, maka Pemkab dan Bawaslu akan dipanggil kembali ke Kementrian Dalam Negeri. Opsi lain, Kemendagri akan turun langsung ke kabupaten dan kota yang belum menandatangani NPHD,\"terang Uslih. (wid/wdi)
Pembahasan Ulang NPHD Bawaslu Lamtim Masih Alot
Minggu 13-10-2019,13:06 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-07-2026,16:43 WIB
Isu Siswi Gugurkan Kandungan di SMP 23 Mesuji Dibantah, Sekolah Pastikan Informasi Hoaks
Kamis 16-07-2026,13:02 WIB
Diperiksa Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Honorer, Sekda Lamteng Welly Adiwantra Dicecar 40 Pertanyaan
Kamis 16-07-2026,17:51 WIB
Ratusan Peserta Ramaikan Youth Dialogue Studio di Teknokrat, Bahas Kepemimpinan dan SDGs
Kamis 16-07-2026,14:59 WIB
Wagub Jihan: Perhutanan Sosial Jadi Jawaban Krisis Hutan dan Alih Fungsi Lahan
Kamis 16-07-2026,16:57 WIB
Rel Kereta 1.540 Meter Digondol Pencuri, Aset Negara Melayang Rp1,46 Miliar
Terkini
Jumat 17-07-2026,08:22 WIB
Jangan Sampai Terlewat, Promo 4 Hari Indomaret 16–19 Juli 2026: Ada Harga Spesial Minyak Goreng Sunco
Kamis 16-07-2026,18:55 WIB
Rekonstruksi Penusukan di Gudang Biliar Pringsewu Peragakan 22 Adegan, Ungkap Kronologi Kejadian
Kamis 16-07-2026,17:51 WIB
Ratusan Peserta Ramaikan Youth Dialogue Studio di Teknokrat, Bahas Kepemimpinan dan SDGs
Kamis 16-07-2026,17:28 WIB
Almira Nabila Fauzi Gelar Tebak Skor Final Piala Dunia 2026, Siapkan Hadiah Total Rp5 Juta
Kamis 16-07-2026,16:57 WIB