Pendaftaran CPNS Dibuka November 2019

Kamis 03-10-2019,20:07 WIB
Editor : Kesumayuda

Bradarlampung.co.id - Badan Kepegawaian Negara (BKN) membeberkan sejumlah pertimbangan dalam rekrutmen Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS) 2019. 

Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN  Mohammad Ridwan mengatakan, saat ini Pemerintah sedang melakukan persiapan sekaligus membangun Sumber Daya Manusia (SDM) terkait perencanaan SMART ASN 2020-2024 yang salah satunya diwujudkan dalam rekrutmen CPNS 2019.

”Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2019 yang digelar 25 September 2019, telah disampaikan untuk rekrutmen CPNS tahun 2019 diperkirakan akan diumumkan minggu keempat bulan Oktober. Kemudian, pendaftaran dimulai bulan November, Seleksi Administrasi bulan Desember, dan selanjutnya dengan total formasi yang akan dibuka sebanyak 197.111. Rinciannya untuk kementerian atau lembaga sebanyak 37.854 formasi dan untuk daerah sebanyak 159.257 formasi. Namun perlu diketahui angka tersebut masih dalam tahap finalisasi hingga saat ini,” kata Ridwan dalam rilis bernomor 085/RILIS/BKN/X/2019

Adapun beberapa pertimbangan terkait rekrutmen CPNS ini. Pertama untuk formasi kementerian atau lembaga harus sesuai dengan skema kabinet yang baru pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober mendatang. Kemudian beberapa proses dalam rekrutmen CPNS dengan jangka waktu tertentu yang telah ditetapkan dan tidak mungkin dipersingkat.

Proses ini meliputi masa pengumuman selama 15 hari kalender, penyampaian persyaratan pelamaran secara daring selama 10 hari kalender dan sebagainya sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11/2017 tentang Manajemen PNS.

”Selanjutnya soal aanggaran rekrutmen dan gaji CPNS 2019 pada sebagian Kementerian, Lembaga, dan Daerah (Kementerian, Lembaga, dan Daerah) kemungkinan telah dialihkan untuk kegiatan lain yang lebih prioritas serta harus selesai dipertanggungjawabkan pada pertengahan bulan Desember. Maka jika proses seleksi dipaksakan selesai pada tahun ini akan menimbulkan konsekuensi anggaran yang rumit,” tambahnya.

Kemudian sebanyak 541 Kementerian, Lembaga, dan Daerah yang akan membuka formasi CPNS tahun 2019 harus melaksanakan training dan entry formasi pada sistem daring yang baru. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari kesalahan input yang berakibat fatal bagi calon peserta sebagaimana terjadi di beberapa tempat pada proses rekrutmen CPNS tahun 2018.

Dan di akhir Desember beberapa wilayah di Indonesia Timur mulai Papua, Papua Barat, Maluku, NTT akan libur lebih lama untuk melaksanakan perayaan Natal, dengan demikian proses rekrutmen tidak akan berjalan optimal di tempat-tempat tersebut.

”Karena itu diharapkan agar masyarakat yang tertarik melamar sebagai CPNS dapat memahami dan memperkirakan konsekuensi yang mungkin timbul saat pengumuman resmi rekrutmen disampaikan. Masyarakat diimbau agar memantau informasi resmi mengenai rekrutmen CPNS tahun 2019 melalui kanal media sosial BKN, situs web www.bkn.go.id, dan situs web atau media sosial yang dikelola oleh Kementerian, Lembaga, dan Daerah,” tambahnya.

Sementara dikonfirmasi melalui nomor telpon Biro Humas BKN di sambungan 021-80882815 diperoleh informasi benar bahwa saat ini pemerintah baru mengumumkan informasi terkait CPNS. Sementara PPPK di rekrutmen 2019 belum.

”Untuk rekrutmen PPPK pasti ada, kemungkinan waktunya berbarengan. Memang baru CPNS, kalau PPPK belum dimungkinkan juknis (petunjuk teknis) belum jelas makanya belum diumumkan. Mudah-mudahan Oktober nanti bisa dibuka, setelah pelantikan (presiden),” sebut pria tersebut. (rma/rls/kyd)

Tags :
Kategori :

Terkait