radarlampung.co.id - Kasus pemukulan nenek Lasmi (50), penjual kaki lima (pkl) oleh salah satu oknum satuan pengaman (Satpam) Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek, berbuntut panjang. Terkait hal ini, Direktur Utama RSUDAM, Lukman Pura juga akhirnya buka suara. Ditemui di tempat kerjanya, Lukman sempat mengucapkan permohonan maafnya kepada nenek Lasmi dan keluarga. Namun dia menjelaskan, berdasarkan hasil investigasinya, pemukulan yang dilakukan kepada nenek Lasmi merupakan reaksi reflek yang dilakukan satpam. “Jadi kalau pun sampai ada seolah-olah pemukulan, kami sudah konfirmasi, itu hanyalah spontan saja aksi cepat yang mungkin terkena wajah dan lain sebagainya,” katanya. Meski begitu, pihaknya tetap meminta maaf kepada nenek Lasmi. “Terlepas dari itu semua, saya sekali lagi menyampaikan permohonan maaf kepada semuanya, khususnya nenek Lasmi dan keluarga jika ada ketidak nyamanan,” tambahnya. Dia meyakinkan, peristiwa pemukulan tersebut bukan hal yang disengaja. Sebab menurutnya petugas satpam tersebut sudah lama bekerja di wilayah rumah sakit. Sehingga memahami betul tata cara dan peraturan rumah sakit. Dia juga mengatakan, satpam tersebut telah menjalankan tugas dan fungsi dengan baik. Lantaran menurutnya selama ini, pedagang memang dilarang untuk berjualan di sekitar area dan dibagian dalam rumah sakit. Terlebih, selama pandemi Covid-19, pihaknya juga telah membatasi kunjungan masyarakat ke rumah sakit. Hal tersebut juga berlaku bagi keluarga pasien yang dirawat di rumah sakit. Hal ini dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Lampung, khususnya kota Bandarlampung. “Dimasa pandemi ini rumah sakit kita close untuk tidak ada kunjungan. Jangankan dagang, kunjungan saja tidak boleh,” tandasnya. Lebih jauh dia mengatakan, pihaknya akan memberikan teguran secara lisan dan tertulis, serta pembinaan kepada petugasnya. “Karena peran dan fungsi pelayanan publik serta birokrasi itu membina. Bukan semata-mata menghukum. Karena yang bersangkutan juga merupakan anggota kita yang bertugas,” tandasnya. Sebelumnya, Belakangan aksi arogansi petugas yang seharusnya memberikan pelayanan kepada masyarakat, kerap terjadi. Kali ini, korbannya yakni seorang pedagang kaki lima (pkl) lanjut usia (lansia). Korban yang diketahui bernama Lasmi, warga Penengahan, Kedaton, Bandarlampung melaporkan seorang oknum satuan pengaman (satpam) ke Polresta Bandarlampung. Bibirnya masih terlihat bengkak dan berdarah setelah dipukul oleh oknum satpam yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek. “Saya ditinju pakai tangan,“ katanya. Nenek yang sudah berjualan di sekitar daerah rumah sakit sejak tahun 80\'an itu menjelaskan, peristiwa itu bermula saat seorang satpam meminta keluar dari dalam area rumah sakit tersebut. Namun, dirinya meminta waktu sebentar lantaran ingin mengantarkan termos air milik seseorang. “Saya disuruh pulang, kata saya sebentar saya mau anter termos punya orang,” tuturnya. Dia mengatakan, satpam tersebut justru membentaknya dan terus memaksanya untuk pergi. Bahkan si nenek juga mendapatkan perlakuan kasar dan dipukul oleh pelaku. “Dia malah bilang, ‘nggak ada urusan, pergi. Nanti saya lempar termos ini’, katanya. Terus saya dipukul pakai tangan kanan, bibir saya sampai pecah,” terangnya. Saat peristiwa tersebut terjadi, sejumlah satpam lainnya juga sempat datang dan berusaha menengahi keduanya. Lasmi sendiri mengaku tidak mengerti kenapa satpam tersebut sampai berbuat kasar. Lantaran menurutnya selama ini, pihaknya diperbolehkan untuk berjualan di daerah tersebut dan tidak mendapat larangan. Atas kejadian tersebut, korban akhirnya memutuskan untuk melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Bandarlampung. (Ega/yud)
Dipolisikan, Dirut RSDUAM Minta Maaf
Rabu 08-09-2021,15:21 WIB
Editor : Yuda Pranata
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 28-08-2026,06:47 WIB
Promo Gajian Untung Alfamart 25–31 Agustus 2026, Belanja Hemat Minyak Goreng hingga Ekstra Diskon ShopeePay
Jumat 28-08-2026,04:25 WIB
Update Promo Indomaret Hari Ini, Harga Super Hemat Sabun Cuci hingga Pembersih Lantai
Jumat 28-08-2026,06:56 WIB
Update Prakiraan Cuaca Lampung 28 Agustus 2026: Siang Hari Potensi Hujan di Wilayah Ini
Jumat 28-08-2026,05:10 WIB
Diduga Dipicu Pembakaran Sampah Ditinggal, Lahan Perbukitan Campang Jaya Terbakar
Jumat 28-08-2026,08:11 WIB
Siang Ini, Prof Rudy Dikabarkan Daftar Bacarek Unila Dikawal Dua Pengacara Nasional
Terkini
Jumat 28-08-2026,19:01 WIB
Promo Superindo Akhir Agustus 2026: Susu UHT Kartonan Diskon Hingga 25 Persen, Cek Harganya di Sini
Jumat 28-08-2026,18:06 WIB
Marindo Tegaskan Peran Baru Biro Ekonomi Lampung: Baca Gejolak, Kendalikan, dan Cari Solusi
Jumat 28-08-2026,17:55 WIB
Prima Mart dan Kios Unggas Hadirkan Promo Special Payday, Beli 2 Ayam Siap Masak Cuma Rp45 Ribu
Jumat 28-08-2026,17:45 WIB
Dinkes Bandar Lampung Catat 163 Pelaku Usaha Ajukan PIRT, Dorong Keamanan dan Legalitas Pangan Olahan
Jumat 28-08-2026,17:34 WIB