radarlampung.co.id - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik Anggota Bawaslu Pesawaran, Ali Nurdin. Sidang berlangsung di Kantor Bawaslu Lampung, Senin (18/3). Dalam sidang, Nizam Ariesta selaku pihak pengadu dalam kasus ini mengatakan, dirinya menemukan nama Ali Nurdin di dalam SK (surat keputusan) pengurus DPC PKB Pesawaran yang masih berlaku hingga 2019 ini. \"Kami menduga Ali Nurdin memanipulasi data dalam mencalonkan diri sebagai anggota Bawaslu,\" ungkap Nizam. Padahal, kata dia, untuk menjadi anggota Bawaslu Provinsi maupun kabupaten/kota sesuai dengan Undang-undang 7/2017 tentang Pemilu bahwa syarat menjadi anggota Bawaslu Provinsi, kabupaten/kota, pengawas kecamatan hingga Pengawas TPS (tempat pemingutan suara) bukan anggota partai politik. \"Atau harus mencantumkan tidak pernah menjadi anggota parpol, sementara jika pernah menjadi anggota parpol harus mundur sebagai anggota parpol minimal 5 tahun,\" tambahnya. Atas dasar itulah, Nizam meminta majelis DKPP menjatuhkan sanksi seberat-beratnya karena hal ini jelas pelanggaran kode etik dengan memanipulasi data saat melakukan pendaftaran sebagai anggota Bawaslu Pesawaran. \"Kami meminta pelaku yang melanggar kode etik diberikan sanksi pemberhentian tetap,\" tandasnya. Sementara Ali Nurdin mengaku hal itu tidak benar. Dirinya mengungkapkan namanya memang dicatut dalam kepengurusan parpol DPC PKB. Namun dirinya telah menolak. \"Iya saya pernah dihubungi, tapi saya sudah menolaknya. Nama saya muncul di pengurusan juga di luar sepengetahuan saya,\" ujarnya. Ali Nurdin juga membantah soal pemalsuan dokumen. \"Dugaan pemalsuan surat tidak benar, dokumen saya telah sesuai petunjuk teknis dengan timsel (tim seleksi) anggota bawaslu dan sesuai fakta tanpa ada yang dimanipulasi,\" sebutnya. Turut hadir, pihak terkait Mantan Ketua DPC PKB Pesawaran Ubaidillah yang mengatakan, soal pencatutan seperti yang dituduhkan Ali menurutnya, SK terbit lebih dahulu sebelum partai konfirmasi dengan Ali Nurdin. Namun setelah terbit dikonfirmasi, Ali Nurdin menolak. Maka tidak kembali dimasukan dalam kepengurusan parpol. “Jika SK terbit kami konfirmasi untuk ketersediaannya menjadi pengurus, kalau tidak bersedia maka tidak jadi pengurus. salah satunya Ali Nurdin. Dengan demikian, tidak jadi pengurus,\" terangnya. (rma/kyd)
DKPP Sidangkan Anggota Bawaslu Pesawaran yang Terdata Pengurus Parpol
Senin 18-03-2019,16:39 WIB
Editor : Kesumayuda
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 03-11-2026,20:47 WIB
Kronologi Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo, dari Nomor Masuk ke Sistem hingga Data Dihapus
Selasa 03-11-2026,21:27 WIB
Presiden Prabowo Sudah Tahu Nomor Teleponnya Diduga Disadap Tiga Jenderal Polisi, Begini Perintah Tegasnya
Rabu 04-11-2026,07:41 WIB
Cek Promo Diskon Indomaret Hari Ini, Ada Potongan Harga Men's Fair Indomaret
Rabu 04-11-2026,10:34 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis, Simak Rincian Lengkapnya per 4 November 2026
Rabu 04-11-2026,14:36 WIB
5 Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik 2026, Fitur Lengkap Mulai Dari Harga Rp3 Jutaan!
Terkini
Rabu 04-11-2026,17:19 WIB
Tips Mengatasi Surat Tagihan Dari Pinjol, Simak Himbauan OJK
Rabu 04-11-2026,17:18 WIB
Bawa Baterai Jumbo 8000 mAh dan Kamera ARRI, Honor Magic 9 Pro Max Jadi Sorotan Utama Pecinta Gadget
Rabu 04-11-2026,17:00 WIB
Serap 50 Tenaga Kerja Dengan Pengiriman 85 Ton Ikan, KNMP Lampung Timur Jadi Percontohan Nasional
Rabu 04-11-2026,14:36 WIB
Bangkit dari Kubur, Manchester United Sukses Bungkam Kritik Lewat Kemenangan Dramatis 3-2 Atas AS Roma
Rabu 04-11-2026,14:36 WIB