radarlampung.co.id – DPRD Lampung Timur berharap pihak terkait dapat meningkatkan pengawasan terhadap peredaran minuman tradisional, seperti tuak. Terlebih, minuman tersebut mudah didapat dengan harga terjangkau. Anggota DPRD Lamtim Mugiadi menjelaskan, tuak sudah tersebar di seluruh wilayah dan mudah didapat. Harga minuman jenis ini rata-rata Rp4 ribu per liter atau Rp10 ribu untuk tiga liter. ”Kami berharap pihak terkait segera menertibkan peredaran tuak. Sebab menyasar ke kalangan remaja,” kata Mugiadi yang juga Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Lamtim. Sementara Kapolres Lampung Timur AKBP Wawan Setiawan melalui Kabag Ops Kompol Hakim Rambe menjelaskan, sebenarnya pihaknya sudah berulang kali melakukan razia minuman keras, termasuk tuak. Antara lain melalui Operasi Cempaka Krakatau yang digelar sejak 25 Nomvember hingga 8 Desember 2019. Hasilnya, Polres Lamtim berhasil menyita menyita 1.680 botol minuman keras dari berbagai merek dan 3.030 liter minuman tradisional jenis tuak. “Dalam waktu dekat ini, Polres Lamtim akan kembali menggelar Operasi Cempaka Krakatau dan memberantas peredaran minuman keras. Termasuk tuak,” tegas Hakim Rambe. Dilanjutkan, minuman keras yang dilarang dijual bebas berdasar peraturan perundangan adalah yang memiliki kadar alkohol di atas lima persen. Karena itu, Hakim Rambe berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menerbitkan peraturan daerah (Perda) tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol, termasuk tuak. “Perda tersebut dapat menjadi landasan hukum dalam penertiban minuman keras, khususnya tuak,” sebut dia. Terpisah, Bupati Lamtim Zaiful Bokhari menyatakan mendukung upaya penertiban minuman keras. Sebab, minuman keras dapat berdampak pada tindak kriminal bagi penggunanya. “Kami akan berkoordinasi dengan polres guna menertibkan peredaran minuman keras, termasuk tuak,” kata Zaiful Bokhari. Zaiful mengungkapkan, sebenarnya Pemkab Lamtim pernah memiliki perda yang mengatur tentang pengawasan minuman keras. Yaitu Perda Nomor 3 tahun 2008 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. Namun, pada 2016, Perda tersebut dibatalkan pemerintah pusat karena dinilai bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi. (wid/ais)
Dukung Pemberantasan Miras Dengan Perda
Kamis 09-01-2020,18:00 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,07:41 WIB
Cek Promo Diskon Indomaret Hari Ini, Ada Potongan Harga Men's Fair Indomaret
Rabu 04-11-2026,10:34 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis, Simak Rincian Lengkapnya per 4 November 2026
Rabu 04-11-2026,14:36 WIB
5 Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik 2026, Fitur Lengkap Mulai Dari Harga Rp3 Jutaan!
Rabu 04-11-2026,11:49 WIB
Dunia Sepak Bola Berduka, Jesús de Miguel Berpulang Usai Alami Insiden Maut di Lapangan Hijau
Rabu 04-11-2026,14:36 WIB
Bangkit dari Kubur, Manchester United Sukses Bungkam Kritik Lewat Kemenangan Dramatis 3-2 Atas AS Roma
Terkini
Rabu 04-11-2026,21:14 WIB
Spektakuler Enam Hari, Lamsel Fest 2026 Bakal Pecahkan Rekor Muri
Rabu 04-11-2026,17:19 WIB
Tips Mengatasi Surat Tagihan Dari Pinjol, Simak Himbauan OJK
Rabu 04-11-2026,17:18 WIB
Bawa Baterai Jumbo 8000 mAh dan Kamera ARRI, Honor Magic 9 Pro Max Jadi Sorotan Utama Pecinta Gadget
Rabu 04-11-2026,17:00 WIB
Serap 50 Tenaga Kerja Dengan Pengiriman 85 Ton Ikan, KNMP Lampung Timur Jadi Percontohan Nasional
Rabu 04-11-2026,14:36 WIB