radarlampung.co.id – Potensi panas bumi (geothermal) di wilayah Sekincau Selatan untuk pembangkit listrik ramah lingkungan di Lampung Barat diyakini mampu mengurangi krisis listrik di Lampung yang saat ini mencapai 600 Mega Watt (MW). Eksploitasi potensi tersebut mendapat dukungan Gubernur Arinal Djunaidi. Terlebih, potensi yang dihasilkan mencapai 495 MW. ”Saya akan siap bantu maksimal soal energi. Problem kita mendatang tentu akan bertambah. Energi yang mengandung bahan baku berpolusi sudah ditutup di Eropa dan Amerika. Tidak menutup kemungkinan itu juga terjadi di Lampung. Karena itu, harus mulai memikirkan bagaiman potensi geothermal bisa terkelola,\" kata Arinal. Dijelaskan, saat ini Lampung masih krisis energi mencapai 600 MW. Eksploitasi panas bumi di Lambar diharapkan bisa mengatasi krisis listrik di Lampung. ”Saya rasa, potensi yang ada cukup untuk menutupi krisis listrik di Lampung. Karena itu, saya juga fokus agar bagaimana energi geothermal bisa tumbuh di Lambar dan mikrohidro juga bisa diselesaikan. Kalau kendalanya ada di TNBBS, saya akan bantu urus,\" tegasnya. Selasa (24/9), Arinal Djunaidi melakukan kunjungan ke lokasi rencana pembangunan geothermal (energi panas bumi) di daerah Kayu Are, Kecamatan Bandarnegeri Suoh. Kunjungan dihadiri anggota DPR terpilih Mukhlis Basri, Bupati Parosil Mabsus, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Okmal, PT Star Energy serta Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS). (nop/ais)
Gubernur Dukung Eksploitasi Geothermal di Lambar
Rabu 25-09-2019,18:45 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 01-10-2026,09:11 WIB
Promo Minyak Goreng Hemat Alfamart Oktober 2026, Sovia Hingga Filma Turun Harga, Cek Daftar Lengkapnya
Kamis 01-10-2026,10:48 WIB
Coaltrans Asia 2026: PTBA Tekankan Pentingnya Kepastian Regulasi dan Keberlanjutan Pasokan Batu Bara
Kamis 01-10-2026,17:00 WIB
Dari Sampah Jadi Rupiah, Tim Pengabdian Unila Terapkan Mesin Pengolah Plastik di Pringsewu
Kamis 01-10-2026,20:56 WIB
Tangkal Trap Wi-Fi Publik, Komdigi Pacu Ekosistem Digital yang Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga
Terkini
Kamis 01-10-2026,20:56 WIB
Tangkal Trap Wi-Fi Publik, Komdigi Pacu Ekosistem Digital yang Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga
Kamis 01-10-2026,17:00 WIB
Dari Sampah Jadi Rupiah, Tim Pengabdian Unila Terapkan Mesin Pengolah Plastik di Pringsewu
Kamis 01-10-2026,10:48 WIB
Coaltrans Asia 2026: PTBA Tekankan Pentingnya Kepastian Regulasi dan Keberlanjutan Pasokan Batu Bara
Kamis 01-10-2026,09:11 WIB
Promo Minyak Goreng Hemat Alfamart Oktober 2026, Sovia Hingga Filma Turun Harga, Cek Daftar Lengkapnya
Rabu 30-09-2026,19:37 WIB