radarlampung.co.id – Pengunaan obat-obatan kimia menjadikan tomat asal Lampung Barat kalah bersaing di pasaran. Sejumlah perusahaan olahan makanan menolak komoditas tersebut. Bahkan saat ini harga jual tomat hanya Rp400 per kilogram. Kabid Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lambar Patoni mengungkapkan, pemkab telah berupaya menjajaki ke perusahan-perusahaan untuk membantu petani dalam memasarkan hasil produksi. Namun komoditas tersebut tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan perusahaan. ”Kami sudah berupaya. Tomat kita ternyata tidak memenuhi kriteria. Secara fisik dan kualitas bagus. Namun penggunaan obat-obatan kimia itu menjadi penyebab tomat kita ditolak. Harapan perusahaan, tomat tanpa penggunaan bahan kimia dan itu sulit,\" kata Patoni. Sementara untuk cabai, saat ini sudah diterima perusahaan. Saat proses penanaman, pemeliharaan hingga panen mendapatkan mendampingan. \"Petani cabai sudah lama menjalin kerjasama dengan perusahaan. Mereka mampu mempertahankan kualitas yang ditetapkan perusahaan,\" ujarnya. Terkait penggunaan bahan kimia, Patoni mengharapkan kelompok tani (Poktan) harus lebih kreatif menjadikan hasil panen sebagai bahan baku produk olahan. ”Sejauh ini sudah banyak KWT (Kelompok Wanita Tani) di Lambar yang memanfaatkan tomat untuk membuat dodol, saus, sambal dan lainnya. Harapan kami, itu menjadi inspirasi bagi petani lainnya,\" kata dia. (nop/ais)
Harga Anjlok, Petani Buang Tomat Hasil Panen
Rabu 04-09-2019,14:45 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-07-2026,08:28 WIB
Stok Kebutuhan Bulanan Lebih Murah, Simak Katalog Promo Spesial Hari Jadi Indomaret ke-38
Kamis 16-07-2026,13:02 WIB
Diperiksa Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Honorer, Sekda Lamteng Welly Adiwantra Dicecar 40 Pertanyaan
Kamis 16-07-2026,11:27 WIB
Lampung Punya 950 KUPS, Baru 1 Persen yang Berstatus Unggul
Kamis 16-07-2026,11:17 WIB
Partai Final Piala Dunia 2026, Argentina Kalahkan Inggris Lewat Skor 2-1, Kemenangan Magis di Menit Akhir
Kamis 16-07-2026,16:43 WIB
Isu Siswi Gugurkan Kandungan di SMP 23 Mesuji Dibantah, Sekolah Pastikan Informasi Hoaks
Terkini
Kamis 16-07-2026,18:55 WIB
Rekonstruksi Penusukan di Gudang Biliar Pringsewu Peragakan 22 Adegan, Ungkap Kronologi Kejadian
Kamis 16-07-2026,17:51 WIB
Ratusan Peserta Ramaikan Youth Dialogue Studio di Teknokrat, Bahas Kepemimpinan dan SDGs
Kamis 16-07-2026,17:28 WIB
Almira Nabila Fauzi Gelar Tebak Skor Final Piala Dunia 2026, Siapkan Hadiah Total Rp5 Juta
Kamis 16-07-2026,16:57 WIB
Rel Kereta 1.540 Meter Digondol Pencuri, Aset Negara Melayang Rp1,46 Miliar
Kamis 16-07-2026,16:43 WIB