radarlampung.co.id – Kasus inses bisa terjadi karena beberapa faktor. Di antaranya, peristiwa itu dilatarbelakangi pranata keluarga yang bermasalah, rasa memiliki serta melindungi. Hal ini diungkapkan Sosiolog Universitas Lampung Vivit Barthoven terkait kasus inses yang terjadi di Pringsewu. Di mana, AG (18) diintimi ayah, kakak dan adiknya. ”Inses bisa terjadi karena ada masalah dengan pranata keluarga. Mestinya, keluarga melindungi. Namun malah menjadi predator bagi anggota keluarganya,” kata Vivit, Selasa (26/2). Selain itu, masalah kejiwaan pelaku juga harus menjadi perhatian. ”Salah satunya dipengaruhi film porno yang dilihat atau faktor lain. Dulu, orang hidup dalam keluarga luas. Di mana, kontrol sosial norma diawasi. Tapi saat ini, hidup dalam keluarga inti dengan kegagalan fungsi peran ayah atau ibu. Akibatnya peluang itu terjadi,” tegasnya. Ditambah lagi lingkungan masyarakat yang menganggap hal tersebut tidak dengan serius. Lantas menjadikan hal itu bukan urusan mereka. ”Tambah lagi lingkungan tetangga semakin individualis,” paparnya. Diketahui, AG diintimi JM (44), ayah kandungnya. Gadis yang tinggal di Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu itu juga menjadi korban kebiadaban SA (23) kakaknya serta Ya (15), adiknya. Kasatreskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas melalui Kanit PPA Ipda Primadona Laila mengatakan, AG merupakan gadis yang memiliki keterbelakangan mental. Ini juga yang menyebabkan ketiga pelaku lebih leluasa menyetubuhinya. ”Peristiwa itu terjadi setelah istri JM meninggal 2018 lalu,” kata Primadona Laila. (mel/ais)
Ini Faktor Penyebab Inses
Selasa 26-02-2019,22:23 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-07-2026,04:19 WIB
Cek Ramalan Zodiak 19-20 Juli 2026, Scorpio dan Sagitarius Paling Hoki?
Minggu 19-07-2026,04:32 WIB
Waspada Bencana Hidrometeorologi, BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Lampung Minggu Pagi
Minggu 19-07-2026,10:36 WIB
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Videotron di Pusat Kota, Warga Diajak Nobar Final Piala Dunia 2026
Minggu 19-07-2026,09:56 WIB
Hingga 22 Juli 2026, BMKG Maritim Lampung Prediksi Tiga Perairan Ini Berpotensi Gelombang Tinggi
Minggu 19-07-2026,04:48 WIB
Chandra dan Chamart Sebar Promo Spesial, Attack Jaz 1 Hingga So Soft Cuma Segini
Terkini
Minggu 19-07-2026,18:21 WIB
KPPG Rekomendasikan Suspend SPPG Pesisir Barat, Buka Suara Soal Tunggakan Pemasok Buah MBG
Minggu 19-07-2026,17:33 WIB
Insentif Tenaga Keagamaan di Metro Mulai Dicairkan, Pemkot Bayar Tiga Bulan Pertama
Minggu 19-07-2026,16:26 WIB
Baru Lima Bulan Bebas, Residivis Curanmor di Pringsewu Kembali Dibekuk Polisi
Minggu 19-07-2026,15:27 WIB
Pawai Budaya Begawi, Warisan Adat Lampung Kini Jadi Magnet Wisata
Minggu 19-07-2026,14:54 WIB