RADARLAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) siap menindak lanjuti saran dari dewan terhadap rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun 2020. Hal itu disampaikan Sekretraris Kabupaten Lampung Timur Syahrudin Putera mewakili Bupati Zaiful Bokhari saat menjawab pandangan umum fraksi terhadap RAPBD tahun 2020 melalui rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Ali Johan Arif, Selasa (19/11). \"Saran dan kritik dewan merupakan masukan berharga bagi kami untuk peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,\" ujar Syahrudin. Syahrudin menjelaskan, terkait alokasi belanja tidak langsung yang lebih tinggi dibanding belanja langsung. Hal itu antara lain terjadi karena adanya kenaikan belanja hibah. Khususnya, untuk pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 yang mencapai Rp108,2 miliar. Selanjutnya, terkait penyerapan anggaran, Syahrudin menyatakan, Pemkab Lamtim akan berupaya penuh dan berkoorsinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar bekerja lebih keras dan tepat waktu. Lebih lanjut Syahrudin menyatakan, tahun depan Pemkab Lamtim sepakat dengan harapan dewan untuk memberikan prioritas pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur. \"Hasil pembangunan infrastruktur dapat mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat,\"terang Syahrudin. Diketahui sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Timur mengkritisi rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun anggaran 2020. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna tentang pandangan umum fraksi terhadap RAPBD 2020, Senin (18/11). Juru bicara fraksi PDIP Antonius Gatot mengungkapkan, perbandingan antara belanja tidak langsung dan belanja langsung pada RAPBD 2020 masih belum berimbang. Yaitu, 65 persen untuk belanja tidak langsung dan 35 persen untuk belanja langsung. “Butuh kajian yang mendalam agar perbandingan antara belanja tidak langsung dan belanja langsung tidak begitu mencolok,”saran Antonius Gatot melalui rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Ali Johan Arif. Selanjutnya, Fraksi PKS melalui juru bicaranya Awal Riadi juga berharap agar porsi belanja langsung perlu ditingkatkan. “Perlu ada upaya kuat dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menjalankan program pembangunan yang memenuhi azas efektif, efisien, merata dan berkeadilan,” harap Awal Riadi. Begitu juga fraksi PKB melalui juru bicaranya Wajid Husni berharap agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja lebih keras dan tepat waktu dalam menyelesaikan rencana kerja anggaran. “Itu agar penyerapan anggaran tidak selalu dikerjakan menjelang akhir tahun anggaran,” pungkas Wajid Husni. (wid/ang)
Ini Jawaban Bupati Lamtim Atas Kritisi Dewan Terhadap RAPBD 2020
Selasa 19-11-2019,13:10 WIB
Editor : Anggri Sastriadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-07-2026,08:28 WIB
Stok Kebutuhan Bulanan Lebih Murah, Simak Katalog Promo Spesial Hari Jadi Indomaret ke-38
Kamis 16-07-2026,13:02 WIB
Diperiksa Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Honorer, Sekda Lamteng Welly Adiwantra Dicecar 40 Pertanyaan
Kamis 16-07-2026,11:27 WIB
Lampung Punya 950 KUPS, Baru 1 Persen yang Berstatus Unggul
Kamis 16-07-2026,16:43 WIB
Isu Siswi Gugurkan Kandungan di SMP 23 Mesuji Dibantah, Sekolah Pastikan Informasi Hoaks
Kamis 16-07-2026,11:17 WIB
Partai Final Piala Dunia 2026, Argentina Kalahkan Inggris Lewat Skor 2-1, Kemenangan Magis di Menit Akhir
Terkini
Kamis 16-07-2026,18:55 WIB
Rekonstruksi Penusukan di Gudang Biliar Pringsewu Peragakan 22 Adegan, Ungkap Kronologi Kejadian
Kamis 16-07-2026,17:51 WIB
Ratusan Peserta Ramaikan Youth Dialogue Studio di Teknokrat, Bahas Kepemimpinan dan SDGs
Kamis 16-07-2026,17:28 WIB
Almira Nabila Fauzi Gelar Tebak Skor Final Piala Dunia 2026, Siapkan Hadiah Total Rp5 Juta
Kamis 16-07-2026,16:57 WIB
Rel Kereta 1.540 Meter Digondol Pencuri, Aset Negara Melayang Rp1,46 Miliar
Kamis 16-07-2026,16:43 WIB