RADARLAMPUNG.CO.ID-Rilis harian Covid-19 kembali di gelar Kamis (22/10), dalam rilis ini Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana mengungkapkan dua peserta yang melakukan demo penolakan RUU Omnibus Law atau Cipta Kerja (Ciptaker) pada 7 Oktober lalu terkonfirmasi Covid-19. \"Kami juga akan menyampaikan bahwa ada dua orang kasus konfirmasi positif yang mempunyai riwayat kronologi mengikuti demonstrasi di daerah Bandarlampung yaitu pasien 1353, laki-laki 43 tahun dari Bandarlampung dan pasien 1370 laki-laki 20 tahun dari Pesawaran,\" beber Reihana. Dia melanjutkan riwayatnya saat melakukan demo pada tanggal 7 Oktober lalu. Pasien terkonfirmasi juga menyebutkan ada 12 temannya yang lain yang juga telah mengalami kehilangan indra perasa. \"Jadi diketahui saat ada gejala hilang penciuman dan rasa. Dia juga mengatakan 12 temannya mengalami hal yang sama, dia tidak bisa tidak melapor dan tidak memberikan keterangan kepada kami,\" lanjutnya. Lebih lanjut, Reihana meminta pada masyarakat Lampung yang akan menyampaikan pendapat saat pandemi untuk tidak berada dikumpulan orang apalagi tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak.\"Maka dalam memberikan pendapat bisa dilakukan cara lain palagi saat pandemi saat ada kumpulan orabg tidak menjaga jarak dan tidak memakai masker, dan ada kluster pendemo. Tracing yang akan melakukan kabupaten/kota, balam dan pesawaran yang akn melakukan tracing,\" lanjutnya. Sementara diketahui, penambahan dua kasus yang diketahui dari kluster pendemo ini dirilis pada Selasa (20/10). Di mana pasien 1353 laki-laki 43 tahun dari Bandarlampung, pasien merupakan kasus baru. Pasien pada 12 Oktober mengeluh batuk dan pilek. Kemudian pada 16 Oktober melakukan rapid tes dan hasil reaktif, dan dilanjutkan tes rontgen dengan hasil pneumonia dan dirujuk ke rumah sakit pemerintah di provinsi Lampung. Kemudian pada tanggal 18 Oktober dilakukan pengambilan swab 1 dan terkonfirmasi covid-19 dari hasil swab 1 di rumah sakit pemerintah provinsi Lampung pada 11 Oktober. Kondisi saat ini bergejala dan sedang dirawat di rumah sakit swasta di Bandarlampung. Kemudian pasien 1370 laki-laki 20 tahun dari kabupaten Pesawaran, pasien merupakan kasus baru pada 10 Oktober merasakan kehilangan penciuman dan indera perasanya, kemudian juga batuk dan pilek. Kemudian 13-14 Oktober dilakukan pengambilan sampel petugas Puskesmas dan 19 Oktober yang pasien dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab. Saat ini kondisinya tanpa gejala dan sedang menjalani isolasi mandiri. (rma/wdi)
Kadiskes Lampung : Dua Pendemo di Lampung Positif Covid-19
Kamis 22-10-2020,19:17 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 28-08-2026,19:01 WIB
Promo Superindo Akhir Agustus 2026: Susu UHT Kartonan Diskon Hingga 25 Persen, Cek Harganya di Sini
Jumat 28-08-2026,18:06 WIB
Marindo Tegaskan Peran Baru Biro Ekonomi Lampung: Baca Gejolak, Kendalikan, dan Cari Solusi
Jumat 28-08-2026,17:45 WIB
Dinkes Bandar Lampung Catat 163 Pelaku Usaha Ajukan PIRT, Dorong Keamanan dan Legalitas Pangan Olahan
Jumat 28-08-2026,17:55 WIB
Prima Mart dan Kios Unggas Hadirkan Promo Special Payday, Beli 2 Ayam Siap Masak Cuma Rp45 Ribu
Sabtu 29-08-2026,08:38 WIB
Seruan 'Kabur Aja Dulu' Jadi Alarm, Pemuda Lampung Diajak Buktikan Cinta Indonesia
Terkini
Sabtu 29-08-2026,16:55 WIB
PH Eks Kepala BKPSDM Metro Bantah Kliennya Mangkir, Saat Dipanggil Kembali Polda
Sabtu 29-08-2026,16:15 WIB
Teknokrat Gandeng Parul University India Bekali Siswa SMKN 1 Bandar Lampung Kuasai AI
Sabtu 29-08-2026,14:50 WIB
Update Emas Antam 29 Agustus 2026: Turun Jadi Rp2.670.000 per Gram, Waktunya Buy on Dip
Sabtu 29-08-2026,08:38 WIB
Seruan 'Kabur Aja Dulu' Jadi Alarm, Pemuda Lampung Diajak Buktikan Cinta Indonesia
Jumat 28-08-2026,19:01 WIB