Mengenal Raja-Raja yang Pernah Memimpin Keraton Yogyakarta

Rabu 24-05-2023,19:45 WIB
Reporter : Ajeng Monika Selis
Editor : Alam Islam

Karakternya terbentu dari perlakuan khusus antara perasaan iba dan tanggung jawab yang besar. Sehingga membuatnya menjadi sosok pemimpin yang lemah lembut dan menghindari kekerasan.

BACA JUGA:Catat Nih, Ternyata Begini Cara Klaim Asuransi Mobil agar Lancar

6. Sri Sultan Hamengkubuwono VI

Raja keenam dari keraton Yogyakarta ini dilahirkan pada 10 Agustus 1821 silam dengan nama Gusti Raden Mas (GRM) Mustojo.

Beliau naik tahta usai Sri Sultan Hamengkubuwono V wafat dalam keadaan tidak meninggalkan putera.

Sebenarnya, permaisuri GKR Sekar Kedaton sedang hamil namun saat wafatnya Sri Sultan Hamengkubuwono V. sang permaisuri belum melahirkan, dan baru melahirkan 13 hari kemudian.

BACA JUGA: Fakta-fakta Tentang Imam Mahdi, Ada yang Terkait Terbelahnya Sungai Eufrat dan Bukit Emas

Dalam hal ini, untuk mengatasi kekosongan tahta keraton, Gusti Raden Mas (GRM) Mustojo akhirnya ditetapkan sebagai Sri Sultan Hamengkubuwono VI.

7. Sri Sultan Hamengkubuwono VII

Memiliki nama kecil Gusti Raden Mas (GRM) Murtejo, beliau diangkat menggantikan posisi sang ayah sebagai Sri Sultan Hamengkubuwono VII pada 13 Agustus 1877 silam.

Masa kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono VII identik dengan perkembangan industrialisasi era Tanam Paksa. Yang ditandai dengan tumbuh dan berkembangnya pabrik gula.

BACA JUGA:10 Daftar Provinsi Terkaya di Indonesia, 3 Provinsi Ternyata Ada di Pulau Kalimantan

Era kepemimpian Hamengkubuwono VII ini juga dikenal sebagai masa transisi menuju modernisasi.

Pada masa itu banyak didirikan sekolah sampai perguruan tinggi, bahkan ada juga yang mengirim anak-anak mereka ke Belanda.

8. Sri Sultan Hamengkubuwono VIII

Memiliki perjalanan yang panjanh, Gusti Raden Mas (GRM) dinobatkan sebagai Sri Sultan Hamengkubuwono VIII.

Kategori :