Gawat Darurat! Virus Zombie yang Bisa Runtuhkan Amerika

Sabtu 10-06-2023,23:00 WIB
Reporter : Ajeng Monika Selis
Editor : Alam Islam

Dalam hal ini, beberapa ahli epidemologi mengungkapkan adanya teori. Bahwa selama pandemi silasin dibeli secara online dengan resep dokter hewan.

Atau dialihkan dari rantai pasokan hewan ke para pecandu narkoba.

Beberapa relawaan dari lembaga swadaya yang membantu penyembuhan pengguna, mereka sangat terkejut dengan situasi nyata di lapangan.

BACA JUGA: Dianggap Buah Sultan, Ini 14 Manfaat Anggur untuk Kesehatan

Sebab belum pernah ada krisis obat-obatan yang benar-benar membuat orang kehilangan nyaris 100%.

Akal penggunaan narkoba akan memiliki luka terbuka dan menganga akibat infeksi suntikan.

Para pecandunya tidak bisa berjalan dan tidak berani ke rumah sakit. Itu  karena sangat takut dengan detoksifikasi.

Tak hanya dipenuhi sampah dan narkoba tetapi juga bau daging membusuk akibat luka-luka yang menganga.

BACA JUGA: Jangan Sampai Salah! Ini Ciri-Ciri Hewan yang Tidak Boleh Dikurbankan

Hal ini lebih mengingatkan pada adegan dari Walking Dead daripada kota-kota Metropolitan.

Para pengguna terlihat merokok mendengung menyuntikkan, menelan dan menghirup obat. Bahkan yang terlihat menyuntikkannya di sela-sela jari kaki.

Efek dari obat tampak sangat mirip dengan overdosis karena korban menderita sedasi yang tidak terkendali, pernafasan lambat dan ketidaksadaran.

Silasin juga sering menyebabkan luka menganga, banyak ditemukan luka mengerikan. 

BACA JUGA: Produksi Terancam Turun, Petani Butuh Bantuan Agri Input

Saat mereka tergeletak diantara sampah dan jarum suntik angka mengejutkan juga menemukan lebih dari 90% sampel vitanil di Philadelphia.

Bahkan ruang gawat darurat dilaporkan mengalami peningkatan cedera kulit dan jaringan lunak 4 kali lipat dalam 3 tahun terakhir.

Kategori :