Sang Anak Tewas Tertabrak saat Main Pasar-Pasaran

Kamis 03-08-2023,16:20 WIB
Reporter : Syaiful Mahrum
Editor : Yuda Pranata

RADARLAMPUNG.CO.ID - Muli Isyah Inara yang tewas tertabrak mobil Fortuner BE 1238 AAA milik anggota DPRD Lampung Okta Rijaya ketika itu sedang bermain pasar-pasaran.

Anak berusia 5 tahun itu bermain di warung kakeknya bagian samping dekat jalan Gang Antara I Bandar Lampung.

Hal ini diungkapkan Doddy Simpur (38), barbershop yang berada di samping Gang Antara I.

"Saya pas kejadian sudah tutup. Tapi informasi yang saya peroleh karena ramai bocah yang tertabrak ketika itu sedang main pasar-pasaran," katanya menunjukkan tempat sang bocah main pasar-pasaran.

BACA JUGA:Amankan Peringkat 1, Rawon Sabet Predikat Sup Terenak di Dunia

Doddy mengatakan tidak ada yang melihat saat kejadian. Namun, dirinya mendengar ada yang menjerit.

"Nggak ada yang melihat pasti saat kejadian. Tahu-tahu ada menjerit. Kemudian ramai warga berkumpul. Sang bocah langsung dibopong dilarikan ke rumah sakit. Akhirnya dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.

Saat kejadian, kata Doddy, pengemudi mobil langsung turun. "Tapi, sang ayah langsung membawa sang anak ke rumah sakit. Warga yang ramai sempat emosi akan membakar mobil penabrak. Tapi polisi langsung datang," ungkapnya.

Ditanya bocah yang tewas kenapa bisa main di warung ini, Doddy menyatakan warung tersebut milik kakeknya.

BACA JUGA:Buntut Kecelakaan Maut, Okta Rijaya Bakal Jalani Tes Urine

"Wajarlah dia main di warung kakeknya. Aslinya keluarga korban orang Kaliawi. Namun, keluarga kecil ini ngontrak di seberang jalan ini. Ayah sang bocah kerjanya ngojek. Bocah yang meninggal dimakamkan di Kaliawi. Nggak tahu di mana, saya kurang tahu," katanya.

Haris (35), salah satu saksi mata, menyatakan ketika itu dirinya turun dari motor mendengar jeritan ibunya.

"Pas saya standarin motor udah kejadian. Denger jeritan ibu sang anak. Saya langsung melihat untuk nolongin. Posisi anan sudah tengkurap. Saya bilang langsung dibawa ke rumah sakit aja," ujarnya.

Posisi sang bocah, kata Haris, sudah di samping mobil. "Sudah di samping mobil. Mobil sudah berhenti dan pengemudi mobil langsung turun. Yang jelas, saya melihat setelah kejadian dan tidak pas ketabraknya," ungkapnya.

BACA JUGA:Bikin Merinding, Beberapa Desa di Indonesia Ini Ternyata Dianggap Angker, Ada yang Jarang Dikunjungi

Kategori :