Kebetulan di dalam lapas juga mengajarkan keahlian kepada narapidana.
Meski memiliki ilmu yang sedikit kata Andi Desfiandi, hal itu harus ditularkan.
"Kebetulan kan saya dosen, saya berbagi pengalaman masalah bisnis ke mereka (narapidana)," ungkapnya.
"Kebanyakan yang di sana (Lapas) itu kan ada yang racik kopi kita ajarkan, yang bercocok tanam diajarkan," sambungnya.
BACA JUGA:Bravo, Pertumbuhan Ekonomi Lampung Triwulan II-2023 Tembus 8,15 Persen
"Ya intinya saya berbagi pengalaman startegi bisnis dan pemasarannya," tandasnya.
Sedangkan Margana, Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Bandar Lampung menjelaskan Andi Desfiandi disiplin menjalani wajib lapor.
Awalnya Andi Desfiandi menjalani wajib lapor selama dua pekan sekali.
Andi Desfiandi, kata Margana, menjalani wajib lapor hingga 3 Desember 2023, di mana tanggal tersebut ia dinyatakan bebas murni.
"Untuk cuti bersyarat pak Andi Desfiandi sampai 3 Desember 2023. Wajib lapor di Bapas awalnya dua Minggu sekali, kemudian selanjutnya jadi satu bulan sekali," kata Margana.
Andi Desfiandi, kata Margana, juga aktif mengikuti pembinaan di Griya Abi Praya.
Diketahui, Andi Desfiandi terpidana kasus suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Unila tahun 2022 akan segera menghirup udara bebas.
Itu setelah Lapas Kelas I Bandar Lampung atau Lapas Rajabasa mengusulkannya mendapatkan cuti bersyarat (CB).
BACA JUGA:Solusinya Bagaimana? Ada 26 Puskesmas di Tanggamus, Baru Tiga yang Memiliki Dokter Gigi
Bila CB ini disetujui oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham, Andi Desfiandi bebas Juli. (*)