Dengan dukungan ini, waktu pengisian baterai diprediksi jauh lebih singkat dibandingkan generasi sebelumnya yang masih terbatas di daya lebih rendah.
Sektor kamera juga tak luput dari perhatian. Galaxy A57 disebut akan membawa konfigurasi tiga kamera belakang dengan kamera utama Sony IMX906 50 MP, kamera ultrawide 13 MP, dan kamera makro 5 MP.
Kombinasi ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan fotografi harian, baik untuk foto landscape, potret, maupun close-up.
Menariknya, kerja sama Samsung dengan CSOT tidak hanya berhenti di Galaxy A57. Vendor panel tersebut juga disebut akan memasok layar flexible OLED untuk Galaxy S26 FE.
BACA JUGA:Itel A100C HP Gaming Sejutaan yang Mampu Jalankan Genshin Impact
Hal ini mengindikasikan perubahan strategi Samsung dalam rantai pasokan layar, sekaligus membuka peluang inovasi desain yang lebih luas di berbagai segmen.
Berdasarkan bocoran yang beredar, Samsung Galaxy A57 diperkirakan akan meluncur pada Februari 2026. Meski belum ada konfirmasi resmi, kombinasi layar flexible OLED, chipset baru, fast charging 45W, dan kamera Sony membuat Galaxy A57 layak dinanti sebagai salah satu Galaxy A paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Jika rumor ini terbukti, Galaxy A57 berpotensi menjadi jembatan ideal antara kelas menengah dan flagship, terutama bagi pengguna yang menginginkan desain premium dan fitur modern dengan harga yang masih rasional.(*)