Dua Mayat Terbawa Arus Terdampar Di Pantai Walur Pesisir Barat Dalam Selang Waktu 1 Jam

Minggu 01-02-2026,18:31 WIB
Reporter : Yayan Prantoso
Editor : Anggi Rhaisa

RADARLAMPUNG.CO.ID-  Dalam Selang Waktu 1 Jam, Warga Pekon Walur, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, digegerkan dengan dua penemuan mayat sekaligus.

Mayat kedua ditemukan di pinggir pantai setempat, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 17.05 WIB.

Lokasi penemuan tidak jauh dari tempat ditemukannya mayat pertama, selang beberapa jam sebelumnya.

Salah satu Pemangku Pekon Walur, Yusirwan, mengatakan penemuan mayat kedua tersebut langsung mengundang perhatian warga yang masih berada di sekitar lokasi kejadian sebelumnya.

BACA JUGA:Perahu Dihantam Ombak, Nelayan Bagun Negara Pesisir Barat Ditemukan Meninggal di Tengah Laut

Mayat ditemukan terdampar di pinggir pantai dengan kondisi tubuh sudah membengkak.

“Mayat yang kedua ini diketahui berjenis kelamin laki-laki, tanpa identitas, dan kondisinya sudah membengkak,” jelas Yusirwan.

Tak lama setelah laporan diterima, aparat kepolisian bersama pihak terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Mayat kedua tersebut dievakuasi sekitar pukul 18.25 WIB guna penanganan lebih lanjut.

Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat, Roby Arfan, S.H., M.M., membenarkan penemuan tersebut.

BACA JUGA:Gubernur Mirza Respons Dugaan Ilegal Logging di Pesisir Barat

Menurutnya, penemuan mayat kedua terjadi hanya berselang beberapa jam setelah penemuan mayat pertama di lokasi yang hampir sama.

“Benar, penemuan ini merupakan yang kedua. Sebelumnya, beberapa jam lebih dulu, juga ditemukan mayat tanpa identitas tidak jauh dari lokasi yang sama,” katanya.

Sebelumnya, warga Pekon Walur, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki di pinggir pantai, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Mayat pertama ditemukan dalam kondisi sangat memprihatinkan. Selain telah membusuk dan diperkirakan sudah lama berada di laut, tubuh korban tidak utuh, tanpa kepala dan tanpa kaki sebelah kiri.

Peratin Walur, Yoyon Yufriza, membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan, laporan awal diterima setelah warga di sekitar kawasan Pantai Lentera Pekon Walur melihat bagian tubuh manusia terdampar di bibir pantai.

Kategori :