Farid menambahkan, mobil perpustakaan keliling Pemkot Bandar Lampung sering diundang ke kegiatan literasi masyarakat.
Kegiatan tersebut termasuk acara yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN).
“Banyak mahasiswa KKN yang mengundang dan semua boleh tanpa dipungut biaya,” katanya.
“Syaratnya cukup membuat surat, mencantumkan lokasi, dan penanggung jawab,” lanjutnya.
BACA JUGA:Prompt Gemini AI Untuk Foto Estetik di Perpustakaan
Layanan perpustakaan keliling di Kota Bandar Lampung telah berjalan sejak 1997.
Pada awal operasional, armada yang tersedia masih sangat terbatas.
“Tahun 1997 sudah ada, tetapi dulu hanya satu unit mobil,” ungkapnya.
“Pada 2018 mendapat tambahan dari Bukit Asam sehingga kini tersedia dua unit,” lanjutnya.
BACA JUGA:Kabel Dicuri, Kantor Dinas Perpustakaan Lampung Sempat Lumpuh Dua Hari
Salah satu orang tua pengunjung, Yuli (39), mengaku kehadiran perpustakaan keliling sangat membantu anaknya.
Ia menilai anaknya menjadi lebih tertarik dan terbiasa membaca buku.
“Anak saya jadi senang membaca dan tidak terus bermain HP di rumah,” ujarnya.
“Di sini dia bisa duduk lama membaca dan kegiatannya sangat positif,” tambahnya.
BACA JUGA:Perpustakaan Unila Sambut Mahasiswa Magang dari CSU Australia
Selain layanan keliling, Pemkot Bandar Lampung mengembangkan pojok baca digital di Mal Pelayanan Publik.